2 BTS Palapa Ring di Puncak Papua Dibakar OTK, Kominfo Investigasi

Jabbar Ramdhani - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 17:24 WIB
Dua BTS di Kabupaten Puncak, Papua, dibakar. Pelaku diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) (dok Kominfo)
Dua BTS di Kabupaten Puncak, Papua, dibakar. Pelaku diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB). (dok Kominfo)

"Kami berharap, demi kepentingan bersama, seluruh masyarakat Indonesia turut menjaga apa yang sudah kita bangun bersama. Dengan infrastruktur digital yang mumpuni dan merata, kita semua dapat menutup digital gap. Sehingga muncul talenta baru di Indonesia, termasuk dari tanah Papua," kata dia.

Sementara itu, PT Palapa Timur Telematika selaku mitra jaringan Palapa Ring menyatakan pembakaran juga berdampak terhadap wilayah di sekitar Ilaga. Hal ini dinyatakan Direktur Operasional PT Palapa Timur Telematika, Eddy Siahaan Mora.

Dua BTS di Kabupaten Puncak, Papua, dibakar. Pelaku diduga kelompok kriminal bersenjata (KKB) (dok Kominfo)Lokasi dua BTS di Kabupaten Puncak, Papua, diduga dibakar kelompok kriminal bersenjata (KKB). (dok Kominfo)

"Pengaruh dengan terbakar atau matinya site B4 dan B5 ini, Kota Ilaga benar total mati. Tapi kota di sebelahnya terganggu karena tinggal 1 sisi. Tadinya Palapa Ring adalah sisi kiri dan kanan untuk kota-kota SLA. Tapi dengan matinya B4 dan B5 ini kota-kota selanjutnya menjadi tak punya proteksi. Ketika ada gangguan, makanya kota lain akan down seperti Kota Ilaga," beber Eddy dalam kesempatan yang sama.

Dia mengatakan, untuk aktivasi dan backup akibat pembakaran 2 BTS ini, pihaknya akan menanyakan kesediaan provider VSAT soal ketersediaan bandwidth untuk Kota Ilaga. Dia berharap peristiwa serupa tak terulang.

"Untuk membangun kembali site B4 dan B5 ini, kami dari PT Palapa Timur Telematika butuh jaminan keamanan bahwa untuk berikutnya tak terjadi lagi, tentunya dengan kerja sama yang sudah Pak Anang Latif sebutkan tadi," ungkapnya.

Halaman

(jbr/idh)