Cegah Penularan Corona, ASN di Aceh Dilarang Hadiri-Gelar Pesta

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 14:16 WIB
Poster
Ilustrasi COVID-19 (Edi Wahyono/detikcom)
Banda Aceh -

Pemprov Aceh melarang aparatur sipil negara (ASN) menghadiri kerumunan dan membuat pesta. Bila melanggar, bakal dikenai sanksi.

"Larangan menyelenggarakan dan menghadiri pesta perkawinan ini sudah ditetapkan dalam instruksi Gubernur Aceh, seluruh ASN harus mematuhinya demi kebaikan bersama," kata Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah, kepada wartawan, Senin (11/1/2021).

Aturan itu berlaku bagi PNS dan tenaga kontrak. Selain pesta, mereka dilarang mengikuti kegiatan yang mengumpulkan massa seperti warung kopi dan acara lainnya.

Taqwallah mengatakan ASN yang melanggar instruksi tersebut bakal dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Sanksi itu diberikan oleh atasan langsung.

"ASN Pemerintah Aceh harus menjadi contoh baik dalam masyarakat dalam melakukan upaya pencegahan penularan virus Corona," jelas Taqwallah.

Selain itu, ASN di lingkungan Pemerintah Aceh diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan, yakni memakai masker, menjaga jarak, serta mencuci tangan. Instruksi tersebut disampaikan Taqwallah saat menggelar apel pejabat struktural Pemerintah Aceh yang digelar secara langsung dan virtual.

"Kondisi pandemi dunia kian melonjak, namun pekerjaan dan tugas kita harus tetap berjalan, karena itu aktivitas kita harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan," ujar Taqwallah.

"Pejabat struktural untuk mengampanyekan Seragam, atau sosialisasi dan edukasi penerapan 3M kepada seluruh stafnya. Penerapan tersebut penting sebagai upaya memutus mata rantai penularan virus Corona," sambungnya.

(agse/haf)