Tim SAR Gabungan Kerahkan 53 Kapal-13 Pesawat Cari Sriwijaya Air Hari Ini

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Senin, 11 Jan 2021 09:28 WIB
Basarnas dan Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian Sriwijaya Air hari ini (Foto: Luqman/detikcom)
Basarnas dan Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian Sriwijaya Air hari ini. (Luqman/detikcom)
Jakarta -

Basarnas kembali melanjutkan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu. Sebanyak 53 kapal dan 13 pesawat bakal dikerahkan hari ini.

"Unsur laut menjadi ujung tombak untuk melakukan kegiatan. Bahwa kegiatan yang kemarin akan fokus areal sempit, tapi bahwa kemungkinan ini akan meluas. Unsur yang terlibat kalau kemarin masih 30-an kapal hari ini sekitar 53 kapal yang akan terlibat langsung dalam pencarian dan pertolongan. Tentu punya spesifikasi tersendiri dan disesuaikan kebutuhan," kata Direktur Operasi Basarnas, Brigjen TNI (Mar) Rasman MS, di Pelabuhan JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021).

"Alut udara ada 13 yang standby untuk penggunaan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Yang pasti siap digerakkan," imbuh dia.

Sebanyak 53 kapal dan 13 pesawat itu berasal dari Tim SAR gabungan, yakni Basarnas, TNI Angkatan Laut, Polri, TNI Angkatan Darat, Kemenhub, Bakamla, BPPT, hingga pemerintah daerah.

Rasman mengatakan pihaknya juga menyiapkan 12 ambulans yang siap sedia membantu proses evakuasi. Total sudah ada 2.600 personel yang ikut dalam proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Alut darat ambulans kita ada penambahan menjadi 12 dan saya kira dari hari pertama-kedua tidak ada masalah. Dari barang bukti yang diserahkan bisa terdistribusikan dengan baik," ujar Rasman.

Pencarian hari ini nantinya juga melebar dari 4 sektor menjadi 6 sektor. Rasman mengatakan pencarian juga akan difokuskan ke area perairan.

"Area pencarian kemarin hari pertama-kedua kita bagi dalam 4 sektor, hari ini kami bagi 6 sektor," ungkapnya.

Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air nomor register PK-CLC SJ182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pada Sabtu (9/1), pukul 14.40 WIB, dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Pesawat jenis Boeing 737-500 itu hilang kontak pada posisi 11 mil laut di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11 ribu kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13 ribu kaki.

Pesawat tinggal landas dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 14.36 WIB. Jadwal tersebut mundur dari jadwal penerbangan sebelumnya 13.35 WIB. Penundaan keberangkatan karena faktor cuaca.

Berdasarkan data manifes penerbangan, pesawat yang diproduksi pada 1994 itu membawa 62 orang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru. Dari jumlah tersebut, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi. Sedangkan 12 kru terdiri atas enam kru aktif dan enam kru ekstra.

Hari ini merupakan hari ketiga pencarian. Pada hari pertama dan kedua kemarin, Tim SAR gabungan telah menemukan puing-puing pesawat Sriwijaya Air SJ182 hingga bagian tubuh korban.

Tonton video 'Penampakan Serpihan Pesawat Sriwijaya Air SJ182':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)