Pekan Depan, Kapolda Metro Bakal Berkantor di Polsek Zona Merah COVID

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 07 Jan 2021 16:05 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran umumkan hasil swab test dirinya usai kontak dengan Anies Baswedan
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (screenshot video)
Jakarta -

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran akan berkantor di Polsek-Polsek yang masuk dalam zona merah COVID mulai pekan depan. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan 'Kampung Tangguh' dalam rangka penanganan COVID-19.

"Kapolda Metro Jaya bersama Pangdam Jaya sepakat mulai Senin (11/1) nanti akan berkantor di polsek-polsek yang daerahnya menjadi zona merah. Di RW-RW yang zona merah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (7/1/2021).

Menurut Yusri, di Jakarta sendiri ada 55 RW berstatus zona merah. Dia menyebut pihak Polda Metro Jaya dibantu Kodam Jaya hingga Pemprov DKI akan menerapkan pembatasan sosial berskala mikro.

Kebijakan tersebut, sambung Yusri, akan memfokuskan penanganan terkait penyebaran virus Corona di RW-RW yang telah berstatus zona merah tersebut.

Dia menambahkan, Kapolda Metro nantinya akan mengecek langsung penanganan virus Corona di RW zona merah tersebut. Kapolda Metro bersama Pangdam Jaya akan ikut memantau langsung tiap upaya yang dilakukan untuk menurunkan penyebaran virus Corona di tempat zona merah yang didatangi.

"Beliau ini Senin sudah berkantor di Polsek-Polsek sampai melihat langsung bagaimana Kapolres, Kapolsek, Dandim, Danramil ini bergerak menyadarkan masyarakat bahwa COVID di Jakarta sudah rawan," jelasnya.

"Kapolda dan Pangdam mulai Senin akan turun langsung bukan saja di kantor di Polda Metro Jaya sini, tapi beliau akan berkantor di polsek. Tunggui langsung Kapolsek baik Kapolres untuk betul-betul COVID-19 di Jakarta bisa berkurang," sambungnya.

Lebih jauh, Yusri menyebut Kapolda Metro memerintahkan para Kapolres untuk serius mengawal penanganan virus Corona. Tujuanya agar angka penyebaran virus corona khususnya di wilayah Jawa akan tertekan.

"Pak Kapolda sudah mengambil semuanya, Pak Kapolres yang baru sudah langsung disampaikan untuk tidak main-main dengan COVID yang ada di Jakarta, harus fokus semua dari tingkat bawah dari Babinsa, Polsek, Polres bersama Danramil juga sama. Ini akan ditinjau langsung oleh Pak Kapolda dan Pangdam Jaya," pungkas Yusri.

(ygs/mea)