Polisi Amankan Rangkaian Bom di Rumah Terduga Teroris di Makassar

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 11:00 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Foto: Ari Saputra/detikcom
Makassar -

Dua terduga teroris yang terlibat pengeboman gereja di Filipina pada 2019 ditembak Densus 88 di Makassar, Sulawesi Selatan. Pihak kepolisian mengamankan rangkaian bom di rumah pelaku.

"Sudah diamankan," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Urip Witnu Laksana saat dikonfirmasi, Rabu (6/1/2021).

Rumah kedua terduga teroris itu berada di Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Rangkaian bom itu saat ini sudah dibawa oleh tim Gegana Polda untuk diselidiki.

"Tunggu hasil labfor dan tim jibom Gegana Brimob," kata dia.

Dua terduga teroris meninggal dunia karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Keduanya berinisial MR dan SA.

MR dan SA disebut terlibat dalam pengeboman di gereja di Jolo, Provinsi Sulu, Filipina, pada 27 Januari 2019. Sebanyak 22 orang tewas dalam aksi ini dan ratusan orang cedera. Pengeboman ini sempat mendapat reaksi dari dunia internasional.

(fiq/isa)