Vaksinasi Corona 13 Januari, PPP Minta Pemerintah Transparan soal Uji Klinis

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 07:29 WIB
Sekjen PPP Arsul Sani (Mochammad Zhacky/detikcom)
Foto: Sekjen PPP Arsul Sani (Mochammad Zhacky/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah memastikan proses vaksinasi Corona dimulai pada 13 Januari 2021. PPP meminta pemerintah untuk menjabarkan informasi terkait uji klinis ke masyarakat.

"Perlunya mengedepankan informasi yang transparan terkait dengan seluruh proses uji klinis yang telah dilakukan terhadap produk vaksin yang bersangkutan, terutama Sinovac," ujar Sekjen PPP Arsul Sani, lewat pesan singkat, Selasa (5/1/2021).

Selain itu, pemerintah dinilai juga perlu mengungkap hasil uji klinis produk-produk vaksin lainnya yang dilakukan di negara lain. Hal ini guna mencegah tersebarnya informasi yang tidak benar terkait vaksinasi.

"Tanpa hal-hal tersebut dilakukan maka akan berkembang berita dan informasi yang hoax atau misleading," imbuh Arsul.

Ia khawatir akan adanya berita menyesatkan soal vaksinasi sehingga masyarakat khawatir divaksin. Arsul menambahkan pihaknya meminta pemerintah meracik strategi sosialisasi vaksinasi.

"PPP meminta agar jajaran pemerintahan terkait di bawah Satgas penangan COVID-19 menyusun strategi komunikasi dan informasi yang baik dan terkoordinasi. Jangan masing-masing institusi terkait memberikan keterangan sendiri-sendiri, apalagi berbantahan," sebut Arsul.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya