PBNU soal Deklarasi Tentara Allah: Jangan Permainkan Warga dengan Jubah Agama

Isal Mawardi - detikNews
Rabu, 06 Jan 2021 06:56 WIB
Robikin Emhas
Foto: Robikin Emhas (Ari Saputra/detikcom)
Bandung Barat -

Sebuah video yang menunjukkan aksi deklarasi pembentukan Jundullah atau Tentara Allah viral di media sosial. PBNU meminta pihak-pihak terkait tak mempermainkan masyarakat awam dengan balutan agama.

"Jangan permainkan masyarakat awam dengan jubah agama dengan mengajarkan sesuatu yang justru bertentangan dengan nilai agama," ujar Ketua PBNU, Robikin Emhas, lewat pesan singkat, Selasa (5/1/2021).

Robikin mengatakan bila ingin menjadi 'pasukan Tuhan' caranya dengan menyayangi seluruh makhluk hidup.

"Kalau mau menjadi jundullah, pasukan Tuhan, sayangi seluruh makhluk di bumi. Dengan begitu, yang di langit akan menyayangimu," kata Robikin.

Menurut Robikin, ajaran agama Islam itu meliputi seluruh aspek kehidupan. Seluruh aspek itu, sebut Robikin, tidak bisa dipisah-pisahkan.

"Supaya tidak kita temukan orang datang ke tempat ibadah dan pulang bawah sepatu orang lain. Atau khutbah tapi isinya caci maki terhadap pihak lain yang berbeda," ungkap Robikin.

Lebih lanjut, Robikin mengatakan, ketaatan beragama tidak hanya dinilai dari hubungan manusia dengan Tuhan. Ketaatan beragama juga terkait hubungan manusia dengan manusia lainnya.

"Orang yang tidak bisa hidup harmoni di tengah keragaman, hubungan ke Tuhannya pasti bermasalah. Makanya Islam juga disebut sebagai agama kemanusiaan," jelasnya.

Diketahui, deklarasi tentara Allah itu dilakukan di sebuah masjid di Kampung Sasak Bubur RT 04/03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (1/1/2021).

Selengkapnya di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2