Perawat di Aceh Tergeletak di Jalan-Tangan Putus, Penyebabnya Terungkap

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 17:32 WIB
Polres Aceh Barat Daya AKP Erjan Dasmi menggelar konferensi pers kasus perawat tergeletak di jalan dengan tangan putus.
Polres Aceh Barat Daya AKP Erjan Dasmi menggelar konferensi pers kasus perawat tergeletak di jalan dengan tangan putus. (Foto: Istimewa)
Banda Aceh -

Perawat di Aceh Barat Daya, Aceh, Anna Mutia (28), meninggal dunia dalam perawatan akibat tangan kanannya terputus. Korban terkena pisau mesin babat rumput saat melintas di jalan raya.

"Berdasarkan hasil penyelidikan kita, saat kejadian pelaku AB (65) sedang membabat rumput di kebunnya. Mata pisau babat itu patah, jadi terkena korban," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Daya AKP Erjan Dasmi saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (5/1/2021).

Insiden itu terjadi pada Senin (28/12) lalu. Korban Anna ditemukan tergeletak di jalan dengan kondisi tangan terpisah. Korban sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, namun pagi tadi meninggal dunia.

Erjan mengatakan, setelah kejadian itu, polisi melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. Polisi siang tadi mendatangi kebun milik AB untuk mencari barang bukti.

"Tadi kita lakukan pencarian dan menemukan barang bukti di lokasi. Pelaku kita amankan tadi siang sekitar jam 12," jelas Erjan.

Erjan mengatakan, setelah insiden itu, pelaku kembali beraktivitas seperti biasa di kebun miliknya. AB tidak punya niat melukai korban.

"Kejadian ini murni karena kecelakaan kerja. AB tidak melapor karena takut," ujar Erjan.

AB kini ditahan di Polres Aceh Barat Daha untuk menjalani pemeriksaan. Dia dijerat dengan Pasal 356 KUHPidana dengan ancaman paling lama 5 tahun dan paling rendah 1 tahun.

Simak juga video 'Balita Dibunuh Pacar Ibu, Gegara Wajah Mirip Ayahnya':

[Gambas:Video 20detik]



(agse/idh)