Firli Bahuri ke Pejabat Baru KPK: NKRI Bebas Korupsi Bukan Mimpi

Farih Maulana Sidik, Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 14:29 WIB
Ketua KPK Firli Bahuri melantik 38 pejabat struktural baru. Enam di antaranya berasal dari unsur Polri.
Ketua KPK Firli Bahuri melantik 38 pejabat struktural baru. (YouTube KPK/screenshot)
Jakarta -

KPK baru saja melantik 38 pejabat struktural baru. Ketua KPK Firli Bahuri berpesan ke para pejabat baru agar merapatkan barisan untuk mewujudkan Indonesia bebas korupsi.

Awalnya Firli bicara soal rencana strategi KPK periode 2020-2024, yang telah disusun sebagai landasan untuk melaksanakan tugas pokok kewenangan, fungsi dan peran sebagai agen pemberantas korupsi. Dia menyebut strategi KPK menurunkan angka korupsi untuk mewujudkan Indonesia Maju.

"Visi tersebut kita jabarkan ke dalam empat misi, yang pertama adalah pemberantasan korupsi melalui pencegahan, dengan perbaikan sistem, yang kedua adalah melakukan pencegahan melalui pendekatan pendidikan masyarakat, yang ketiga adalah melakukan pemberantasan korupsi melalui penindakan yang tegas dan profesional, demi tegak tertibnya hukum, dan terselenggaranya pemerintahan serta program-program pemerintahan negara, yang keempat kita sama-sama berkomitmen membangun KPK yang berintegritas, KPK yang akuntabel, KPK yang transparan, dan KPK yang dipercaya," kata Firli, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (5/1/2021).

Firli kemudian menyinggung kondisi pandemi Corona yang tidak menguntungkan bagi kinerja lembaga antirasuah. Menurut Firli, hal itu juga sekaligus menjadi tantangan KPK.

"Karena kami berharap mulai hari ini, mari kita sama-sama merapatkan barisan memperkuat dan mengumpulkan seluruh sumber daya kita untuk menjawab tantangan dan tuntutan masyarakat Indonesia bebas korupsi," ujar Firli.

Dia mewakili empat pimpinan lainnya turut mengucapkan selamat untuk para pejabat yang baru dilantik. Firli mengajak semua pihak sama-sama berpikir dan bekerja untuk 3 tahun, bahkan 10 tahun, ke depan.

"Selagi awal tahun mari kita berpikir untuk bekerja 3 tahun ke depan, dan 5 tahun ke depan bahkan 10 tahun ke depan," kata Firli.

"Sehingga betul-betul, NKRI bebas dari korupsi bukan hanya mimpi. Karena karya rekan-rekan semua, karya segenap anak bangsa," sambungnya.

(fas/aud)