Round-Up

Kerumunan Warga ke Pengajian UAS Bikin Satpol PP Turun Tangan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 06:00 WIB
Jemaah pengajian UAS di Medan mulai membubarkan diri (dok. detikcom)
Foto: Jemaah pengajian UAS di Medan mulai membubarkan diri (dok. detikcom)

Panitia Bantah Langgar Protokol Kesehatan

Panitia pelaksana kegiatan pengajian bersama UAS di Medan membantah ada pelanggaran protokol kesehatan saat pelaksanaan pengajian. Panitia menyebut proses kegiatan sesuai aturan.

"Kondisinya memang ramai, karena memang kita melihat fans Ustaz Abdul Somad ini memang luar biasa," kata ketua panitia kegiatan, Nursarianto, di Medan.

"Namun pada hari ini juga kita sudah melakukan pembatasan dengan protokol kesehatan, agar kiranya persoalan protokol kesehatan ini tidak terjadi hal-hal yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku saat ini," imbuhnya.

Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Amal Silaturahmi, Indra Syafii, juga mengklaim pihaknya tidak melanggar protokol kesehatan di dalam lokasi acara. Jumlah jemaah yang hadir, katanya, dibatasi 700 orang. Kursi di dalam lokasi pengajian juga disebut sudah disusun berjarak.

"Insyaallah yang kami ketahui tidak ada (pelanggaran protokol kesehatan), karena tadi yang di sini sudah ditutup sama pihak keamanan, kursi juga berjarak 1 meter," ucap Indra.

Dia mengaku sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan kepolisian terkait pelaksanaan kegiatan. Indra menyebut ramainya warga yang hadir di luar lokasi kejadian juga telah diantisipasi oleh pihak Satgas COVID-19.

"Di luar ramai sekali kan ada pihak aparat kepolisian, Satpol PP, Gugus COVID, itu tugas mereka, makanya jalan tidak kami tutup. Karena itu, polisi menyatakan urusan di lapangan, di jalan itu urusan kami. Mudah-mudahan tak ada apa-apa," jelasnya.

Halaman

(haf/haf)