Round-Up

Kerumunan Warga ke Pengajian UAS Bikin Satpol PP Turun Tangan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 05 Jan 2021 06:00 WIB
Jemaah pengajian UAS di Medan mulai membubarkan diri (dok. detikcom)
Foto: Jemaah pengajian UAS di Medan mulai membubarkan diri (dok. detikcom)
Jakarta -

Kerumunan warga yang ingin mengikuti pengajian Ustaz Abdul Somad (UAS) sempat terjadi di Medan. Satpol PP pun turun tangan agar warga tak berkerumun demi mencegah penularan virus Corona atau COVID-19.

Pengajian UAS itu digelar di Masjid Amal Silaturahmi, Kompleks Asia Mega Mas, Medan, Senin (4/1/2021). Kerumunan warga terlihat sejak sekitar pukul 14.00 WIB.

"Ada kegiatan pengajian. (Satpol PP datang) untuk protokol kesehatan," ucap Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Rakhmat.

Dia membenarkan pengajian tersebut diisi oleh UAS. Menurutnya, warga yang berkerumun membuat protokol kesehatan tak berjalan sesuai aturan.

Pihak Satpol PP pun berkoordinasi dengan polisi. Terlihat petugas Satpol PP dan Kepolisian berada di tengah warga untuk mengingatkan agar menjaga jarak.

Polisi juga menyampaikan imbauan lewat pengeras suara agar warga mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus Corona. Meski demikian, warga sudah terlanjur membuat kerumunan di luar masjid tempat UAS berceramah.

"Tetap mematuhi protokol kesehatan, kami imbau tetap mematuhi protokol kesehatan," ucap petugas melalui mobil pengeras suara.

Ceramah UAS selesai sekitar pukul 14.30 WIB. Warga yang sempat berkerumun di sekitar lokasi mulai membubarkan diri.

Setelah acara selesai, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Medan M Sofyan menyebut kerumunan warga di luar lokasi acara melanggar protokol kesehatan pencegahan Corona. Namun, dia menyebut warga mulai menjaga jarak setelah diberi imbauan.

"Ya, terjadi pelanggaran protokol kesehatan di luar daripada lokasi acara yang sudah disiapkan panitia," ujar Sofyan.

"Alhamdulillah pada akhirnya mereka taat, terbukti dengan mereka perlahan melakukan social distancing," sambungnya.

Sofyan menjelaskan dugaan pelanggaran protokol kesehatan terjadi di luar masjid tempat kegiatan pengajian. Sementara di dalam masjid, kata Sofyan, protokol kesehatan dipatuhi warga.

"Yang kami lihat di dalam masjid relatif sesuai surat dari bapak Pelaksana Tugas Wali Kota," jelasnya.

Dia juga menyebut panitia telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Satgas COVID-19 Medan terkait kegiatan tersebut. Pemberitahuan tersebut disampaikan ke Plt Wali Kota Medan.

Selanjutnya
Halaman
1 2