Moeldoko: Vaksinasi COVID-19 untuk Presiden Sama dengan yang Lain

Tim detikcom - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 18:07 WIB
Kepala Kantor Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko menegaskan perlunya kesepakatan dalam menyamakan standar protokol kesehatan, status kesehatan yang dapat meningkatkan kepercayaan antara negara ASEAN. Dengan begitu, mobilitas manusia, kegiatan bisnis, dan berbagai fasilitas bisa berfungsi kembali tanpa mengabaikan faktor keamanan dan keselamatan.
Moeldoko (Foto: dok. KSP)
Jakarta -

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan proses vaksinasi COVID-19 kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) sama dengan vaksinasi kepada warga. Proses penyuntikan vaksin tetap melalui prosedur yang berlaku.

"Kalau vaksinasi kepada Presiden sama tidak ada bedanya dengan yang lain, karena prosedurnya sama, mungkin petugas dateng tinggal buka jebret selesai, nggak terlalu sulit," kata Moeldoko di kantor KSP, Jakarta Pusat, Senin (4/1/2021).

Moeldoko mengatakan pemerintah menjadwalkan proses vaksinasi COVID-19 mulai pertengahan Januari. Dia berharap proses vaksinasi berjalan lancar.

"Itu tinggal mengatur jadwal, konsultasi saya dengan BPOM ancang-ancangnya itu antara pertengahan Januari sampai dengan minggu ketiga Januari, semua prosesnya harus berjalan," kata Moeldoko.

Moeldoko lantas mengungkapkan arahan Presiden Jokowi soal proses vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Jokowi ingin proses tersebut dilakukan diatur dengan baik.

"Presiden sudah memerintahkan semua stakeholder berkaitan dengan vaksin supaya betul di-manage dari awal dengan baik. Siapa berbuat apa, bagaimana mengaturnya, waktunya berapa lama, cara distribusinya gimana, dan seterusnya, yang menjadi prioritas siapa, semuanya sudah diberikan petunjuk sama presiden kira-kira dua bulan yang lalu, sehingga semuanya sekarang pada posisi menunggu kapan janjinya dilakukan," ujar Moeldoko.

Jokowi sebelumnya menegaskan kesiapannya untuk menjadi yang pertama menerima vaksin COVID-19. Keputusan ini diambil Jokowi guna meyakinkan masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman.

"Saya juga ingin tegaskan lagi, nanti saya yang akan menjadi penerima pertama divaksin, pertama kali," kata Jokowi dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/12/2020).

"Hal ini untuk memberikan kepercayaan dan keyakinan kepada masyarakat bahwa vaksin yang digunakan aman," kata dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2