Direktur RS UMMI: Dirut Andi Tatat Masih Positif COVID-19

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 15:38 WIB
Direktur Utama RS UMMI Bogor, Andi Tatat. Habib Rizieq dirawat di RS UMMI Bogor
Direktur Utama RS UMMI Bogor, Andi Tatat (Sachril/detikcom)
Jakarta -

Direktur Utama Rumah Sakit (RS) UMMI Bogor Andi Tatat belum dimintai keterangan atas kasus swab test Habib Rizieq. Andi Tatat disebut masih positif COVID-19.

"Oh iya, beliau (Andi Tatat) hasil swab-nya masih positif," kata Direktur Umum RS UMMI, Najamudin, saat dihubungi, Senin (4/1/2021).

Najamudin tak merinci sudah berapa kali Andi Tatat melakukan swab test. Dia juga tak mengungkap kondisi kesehatan Andi Tatat saat ini.

Namun, Najamudin menyampaikan istri dan anak Andi Tatat dalam keadaan sehat.

"Alhamdulillah semuanya sehat," ucap dia.

Sebelumnya, Andi Tatat dirawat di ICU RSUD Bogor karena positif COVID-19 sejak pertengahan Desember 2020. Bareskrim Polri belum memeriksa Andi Tatat terkait kasus RS Ummi, Bogor, Jawa Barat. Pemeriksaan akan dilangsungkan setelah Andi Tatat sembuh COVID-19.

"Menunggu yang bersangkutan sembuh COVID," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi, Senin (4/1/2021).

Andi menuturkan hari ini tim penyidik hanya memeriksa Habib Rizieq terkait kasus RS Ummi Bogor. Habib Rizieq diperiksa sebagai saksi di rutan Polda Metro Jaya.

"Hari ini pemeriksaan Rizieq sebagai saksi dalam kasus RS UMMI. Cuma Rizieq, di Polda Metro," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Andi Tatat dilaporkan ke polisi. Dia dilaporkan Satgas COVID-19 Kota Bogor karena dinilai menghalang-halangi upaya satgas melakukan swab test terhadap Habib Rizieq yang dirawat di rumah sakit tersebut.

Polisi meningkatkan status hukum laporan polisi terhadap kasus Rumah Sakit UMMI Bogor. Kasus itu sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Hari ini penyidik dari Polresta Bogor dengan penyidik Ditreskrimum Polda Jabar melakukan gelar Perkara untuk meningkatkan kasus terkait dengan masalah RS UMMI dari penyelidikan ke penyidikan. Sudah selesai, disampaikan kepada kami bahwa hari ini sudah dinaikkan tingkat dari penyelidikan ke penyidikan," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Senin (7/12/2020).

(sab/idn)