Dirut RS UMMI yang Positif COVID-19 Kini Stabil, Akan Dipindah dari ICU

Herianto Batubara - detikNews
Sabtu, 12 Des 2020 18:28 WIB
Ketua GTPP COVID-19 Kota Bogor, Dedie A. Rachim
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Dirut RS UMMI Bogor Andi Tatat, yang terkonfirmasi positif Corona (COVID-19), masih menjalani perawatan. Kondisinya per sore ini terus membaik.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan Andi Tatat sejak sore ini masih di ICU. Namun dia akan segera dipindahkan ke ruang rawat biasa.

"Kondisi beliau stabil dan bisa dipindah ke ruang rawat biasa," kata Dedie saat dimintai konfirmasi, Sabtu (12/12/2020).

"Untuk hasil tracing masih dikonfirmasi," sambungnya.

Dedie sebelumnya menyatakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor akan melakukan pelacakan atau tracing dengan pihak yang melakukan kontak langsung dengan Andi dalam dua pekan terakhir. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor sudah berkomunikasi dengan RS UMMI untuk pelacakan ini.

Dedie mengatakan pihaknya akan melakukan pelacakan di tiga tempat, yaitu lingkungan keluarga, rumah sakit, dan Polres Bogor Kota.

"Makanya kita lihat simpul-simpulnya di mana aja, di rumah sakit sendiri, kemudian di Polres, kemudian di dalam rumah sakit di keluarga, nanti ketahuan itu kontak eratnya," jelasnya.

Setelah penelusuran kontak erat itu, Dinkes akan melakukan tes swab kepada yang bersangkutan, sehingga akan didapati data pihak yang kemungkinan tertular.

"Dari kontak erat itu akan di-tracing siapa saja kontak erat yang ada di lingkungan kerja, tentu di RS, kemudian kontak erat di luar tempat kerja, kemudian kontak erat dengan lingkar dalam keluarga, itu ada tiga nanti. Baru nanti kita lakukan swab kepada mereka yang sudah dipastikan ada di dalam list kontak erat," tutur dia.

(hri/jbr)