Kasus Aktif COVID-19 di Makassar Tembus 4.440, dalam Sepekan Tambah 2.000

Ibnu Munsir - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 13:15 WIB
Poster
Foto Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Makassar -

Kasus aktif virus Corona (COVID-19) di Kota Makassar melonjak drastis hingga mencapai 4.440 orang saat ini. Dalam sepakan, tepatnya dari 28 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021, ada tambahan 2.000 kasus aktif di Makassar.

"Iya sekitar 2.000 kasus dalam seminggu ini. Kita lihat dalam sehari bisa mencapai 200 sampai 300 orang terpapar COVID-19," kata Plt Kadinkes Makassar Agus Jaya Said saat dimintai konfirmasi wartawan, Senin (4/1/2021).

Agus menjelaskan rata-rata kasus penyebaran COVID-19 di Makassar merupakan transmisi lokal yang berasal dari klaster perkantoran hingga keluarga. Untuk itu, Satgas COVID-19 Makassar terus menggencarkan swab massal untuk menekan penularan.

"Memang sekarang yang terjadi transmisi lokal, seperti kluster kantoran ke rumah tangga. Swab massal yang terus dilakukan juga menambah banyaknya kasus," jelasnya.

Kebijakan Pemkot Makassar memperpanjang pembatasan jam operasional tempat hiburan hingga tempat umum, seperti warkop hingga restoran, bertujuan menekan angka COVID-19 yang terus meningkat.

"Penutupan tempat dan area publik untuk tidak berkunjung dan berkerumun juga masih diberlakukan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Epidemiologi Satgas COVID-19 Makassar Ansariadi mengatakan angka kasus Corona di Makassar mengalami kenaikan dua kali lipat yang sebelumnya hanya mencapai 1.000 kini bisa mencapai 2.000 kasus dalam minggu ini.

"Jadi dengan jumlah tes yang sama terjadi peningkatan kasus dua kali lipat dari 500 sebelumnya menjadi 1.000 dan naik 2.000 kasus minggu ini sampai Senin," katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan kasus Corona terus mengalami kenaikan lantaran dimulai dari penularan tempat kerja kemudian kembali ke rumah dengan menulari 2-3 orang keluarga. Olehnya itu mencari dengan melakukan swab massal sebagai upaya pencegahan dan segera melakukan isolasi.

"Sebenarnya ini adalah ada yang kena 2 di tempat kerja, kantor kantor dan keluarga biasanya kemudian kembali ke keluarganya menurunkan 3 sampai 4 orang dan itu termasuk kelas teratas. Kita lihat sampai kemarin tuh cukup banyak yang banyak positif yang harus segera diisolasi," terangnya.

Dari data Satgas COVID-19 Makassar, total kasus aktif COVID-19 di Makassar saat ini berjumlah 4.440, dimana 1.720 orang di antaranya merupakan penderita COVID-19 dengan gejala, dan 2.720 orang lainnya positif COVID tanpa gejala. Sementara itu total kasus COVID-19 di Makassar termasuk yang sudah sembuh dan meninggal dunia ada 16.617 orang.

(nvl/nvl)