Kasus Positif COVID di Makassar Diprediksi Naik 30% karena Libur Tahun Baru

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Sabtu, 02 Jan 2021 12:54 WIB
Poster
Ilustrasi liburan di tengah pandemi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Makassar -

Rumah Sakit (RS) Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), memprediksi bakal ada lonjakan jumlah kasus positif COVID-19 setelah liburan akhir tahun. karena itu, pihak RS mempersiapkan penambahan ruang isolasi sebagai langkah antisipasi.

"Pada bulan Desember ini saja, cenderung ada kenaikan jumlah kasus COVID-19 di RS Wahidin. Apalagi setelah masa liburan ini, apabila masyarakat tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, kasus dapat diperkirakan melonjak sampai 30 persen, bahkan bisa lebih," kata Direktur RS Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Khalid Saleh saat dimintai konfirmasi, Sabtu (2/1/2021).

Pihaknya pun segera melakukan antisipasi dengan melakukan konversi tempat tidur pasien COVID-19. RS Wahidin berencana menyiapkan tambahan kapasitas ruang isolasi dan ICU menjadi sekitar 30-40 persen dari jumlah keseluruhan tempat tidur.

"Sehingga, jika terjadi lonjakan kasus, rumah sakit diharapkan sudah siap," ujarnya.

Khalid menuturkan RS Wahidin juga menambah 11 mesin hemodialisis. "Di samping itu, disiapkan fasilitas hemodialisis khusus untuk pasien COVID-19 dengan total 11 mesin," imbuh Khalid.

Khalid melanjutkan, penambahan tempat tidur khusus ruang isolasi sebanyak 195 unit, di mana tahap pertama akan dioperasionalkan 40 tempat tidur dulu.

"Sedangkan untuk mengantisipasi kondisi pasien yang sangat melonjak di mana seluruh ruang perawatan penuh, mungkin saja kami akan mendirikan tenda lapangan dengan kapasitas 40 tempat tidur di pelataran parkir Infection Centre," sebut dia.

Hingga saat ini, RS Wahidin juga tetap memberlakukan larangan jam besuk dan pasien yang bisa didampingi oleh satu orang.

(fiq/aud)