Jatuh ke Jurang, Seorang Pendaki Gunung Rinjani Ditemukan Tewas

Faruk Nickyrawi - detikNews
Senin, 04 Jan 2021 01:04 WIB
Jatuh ke Jurang, Seorang Pendaki Gunung Rinjani Ditemukan Tewas
Jatuh ke Jurang, Seorang Pendaki Gunung Rinjani Ditemukan Tewas (Foto: Faruk Nickyrawi/detikcom)
Lombok Utara -

Seorang pendaki di gunung Rinjani, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) ditemukan tewas terjatuh ke dalam jurang. Jenazahnya dievakuasi oleh Tim gabungan dari Polres Lombok Utara, Koramil Bayan, TNGR Senaru dan Basarnas.

Pendaki tersebut bernama Muhammad Fuad Hasan (26) asal Desa Ujung, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Dia mendaki dengan rekannya M Hazazi pada Kamis (31/12) lalu.

"Korban ditemukan tergeletak pada Minggu (3/1/2020) sekitar pukul 05.00 WITA pagi tadi dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi," ungkap Kapolres Lombok Utara, AKBP Feri Jaya Satriansyah dalam keterangannya.

Menurutnya, korban diketahui jatuh ke jurang pada Jumat (1/1) sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu korban bersama seorang rekannya hendak menuju danau Sagara Anak. Saat dalam perjalanan turun inilah korban diketahui terpeleset hingga terjatuh ke dalam jurang sedalam 100 meter.

Korban bersama rekannya itu melakukan pendakian di gunung Rinjani pada Kamis (31/12). Sekitar pukul 10.30 WITA, mereka melakukan pendaftaran di loket pintu masuk pendakian Gunung Rinjani, Jebak Gawah, Desa Senaru, Kecamatan Bayan.

"Setelah cek'in sekitar pukul 11.00 WITA mereka lakukan pendakian. Sekitar pukul 18.00 WITA mereka tiba di Pos cemara 5. Kemudian pada hari Jum'at 1 Januari 2021 sekitar pukul 10.00 WITA, mereka lanjutkan perjalanan, sekitar pukul 11.30 WITA, mereka tiba di pelawangan senaru, kemudian langsung turun menuju danau segara anak dengan menggunakan jalur lama. Setelah itu sekitar pukul 13.00 WITA, sekitar kilometer 7,5 di bawah pelawangan senaru, M Hazazi melihat temannya M Fuad Hasan terpeleset dan terjatuh ke tebing," jelas Feri.

Feri mengatakan, jarak antara korban dan rekannya sekitar 10 meter sehingga dia tidak dapat menyelamatkan temannya, terlebih lagi jarak pandang hanya 10 meter akibat kabut tipis yang menyelimuti mereka. Cuaca pada saat itu kabut ringan jarak pandang sekitar 10 meter.

"Melihat temanya terperosok ke jurang M Hazazi kembali ke pelawangan untuk mencari signal lalu menghubungi petugas TNGR Senaru. Tak lama kemudian enam orang petugas TNGR Senaru datang lalu melakukan pencarian korban," ujarnya.

Pada hari pertama pencarian, tepatnya hari Sabtu (02/01/2020) petugas TNGR belum menemukan keberadaan korban. Kemudian pada Minggu, dini hari petugas TNGR di bantu Pihak Kepolisian Polres Lombok Utara kembali melakukan pencarian, hasilnya korban ditemukan tergeletak dalam keadaan sudah tidak bernyawa .

"Selanjutnya jenazah korban langsung di evakuasi dan dibawa ke Puskesmas Senaru untuk dilakukan pemeriksaan. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas puskesmas, disekitar tubuh korban terdapat luka sobekan di keningnya dan lebam di panggulnya, dan sebagian lagi terdapat luka lecet di bagian pinggang, semua luka tersebut diduga kuat akibat terjatuh di dalam jurang tersebut," pungkasnya.

(ibh/ibh)