3 Dokter di Makassar Meninggal Akibat COVID-19 Dalam Sepekan Terakhir

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Selasa, 29 Des 2020 12:18 WIB
Poster
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Makassar -

Tiga dokter di Kota Makassar meninggal akibat terpapar virus Corona (COVID-19) dalam sepekan terakhir. Hal ini seiring terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di Makassar.

"Dalam sepekan terakhir ini, sudah 3 dokter yang meninggal akibat COVID," kata Ketua IDI Makassar Siswanto saat kepada wartawan, Selasa (29/12/2020).

Ketiga dokter yang meninggal tersebut ialah dr Leonard Hasudungan, dr Robert Vincentius Philips, dan terbaru ialah dr Nasriyadi Nasir yang meninggal dunia pada Selasa (29/12) pagi tadi RS Wahidin.

Diketahui almarhum Narsiyadi dan almarhum Robert sempat berada di dalam satu ruangan yang sama saat menjalani perawatan di RS Wahidin.

"Terus terang, kita berharap awalnya beberapa bulan terakhir terjadi penurunan kasus, tetapi sepertinya makin meningkat," ujarnya.

Siswanto berharap masyarakat makin sadar akan bahaya COVID-19, terlebih dengan banyaknya dokter dan tenaga kesehatan yang meninggal akibat COVID-19.

"Okupansi ruang isolasi di Makassar sudah diatas 85 persen dan ICU (unit perawatan intensif) di atas 80 persen. Daerah-daerah lain juga sama saja, pasien terus bertambah, penularannya tinggi," tegasnya.

Siswanto menyebut tingginya tingkat penularan COVID-19 di Indonesia bisa dilihat dari rasio kasus positif harian yang mencapai 24,2 persen. Sementara rasio kasus positif dalam sepekan 18,3 persen. Rasio kasus positif ini jauh lebih tinggi dari ambang maksimal yang disarankan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebesar 5 persen.

"Kadang-kadang baru sehari turun, tiba tiba ada informasi sudah menurun dan besoknya naik lagi, terlalu cepat mengklaim menurun padahal ini kan berfluktuasi (kasus COVID-19)," kata dia.

"Ini adalah penyakit seribu wajah. Sangat mengerikan, semoga cepat vaksin dilakukan," imbuhnya.

(nvl/nvl)