Naik Motor, Gubernur Sulsel Patroli Keliling Makassar Cegah Kerumunan

Ibnu Munsir - detikNews
Kamis, 31 Des 2020 23:25 WIB
Patroli di Makassar (Ibnu/detikcom)
Foto: Patroli di Makassar (Ibnu/detikcom)
Makassar -

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berpatroli keliling Kota Makassar guna mencegah kerumunan di malam pergantian tahun. Ia berpatroli dengan menggunakan sepeda motor.

"Saya kira ini gagasan luar biasa dari bapak Kapolda kita berkeliling patroli menggunakan motor, tapi yang ini bagi saya adalah Alhamdulillah malam tahun baru di Makassar ini bisa kita antisipasi kerumunan massa dan rekayasa yang dilakukan oleh Polda," kata Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, ditemui di Pantai Losari, Kamis (31/12/2020).

Nurdin bersama Kapolda Sulsel, Irjen Merdy Syam dan Pangdam Hasanuddin patroli menggunakan sepeda motor pukul 20.30 Wita dan tiba di Anjungan Pantai Losari Makassar.

Nurdin menjelaskan penutupan dan imbauan untuk tak merayakan tahun baru dengan berkumpul dianggap efektif untuk mencegah penyebaran COVID-19. Bahkan perayaan kembang api juga disinyalir tak dilakukan oleh warga.

"Dan saya yakin mudah-mudahan peningkatan kasus bisa ditekan dengan malam tahun baru. Saya kira kita sudah antisipasi Insya Allah tidak ada kembang api juga alhamdulillah," jelasnya.

Nurdin menilai masyarakat Makassar sudah sadar dengan bahaya COVID 19 untuk tidak datang berkumpul merayakan tahun baru di Pantai Losari.

"Ini juga sangat tertib kita lihat dibanding tahun-tahun sebelumnya, perayaan biasanya Pantai Losari kalau udah malam tahun baru sepertinya dari sore udah macet, tapi hari ini betul-betul terkendali karena itu tadi berhasil rekayasa ini dilakukan oleh Polri," terangnya.

Kapolda Sulsel Irjen Merdysyam mengatakan patroli dilakukan untuk mencegah kerumunan sebagai upaya menekan angka penyebaran COVID 19 di Sulsel.

"Iya ini memang komitmen kita dari awal untuk menekan COVID-19 yang mengalami kenaikan, peningkatan, makanya pelaksanaan tahun baru ini kita melakukan rekayasa penutupan dan pengalihan arus, intinya tidak ada ada pusat pusat kerumunan atau keramaian selain itu juga tidak ada izin keramaian yang kita lakukan dan ini juga demikian di tempat-tempat pusat hiburan maupun hotel-hotel," kata Merdysyam.

Merdy menjelaskan masyarakat di Sulsel khususnya Makassar sudah sangat sadar terkait bahaya COVID-19. Menurutnya, masyarakat sudah mementingkan keselamatannya dengan tidak keluar rumah.

"Alhamdulillah masyarakat Makassar pada khususnya sudah pada taraf yang sadar terhadap bahaya virus ini Corona dan mengutamakan keselamatan dari pada pelaksanaan perayaan tahun baru ini," jelasnya.

(isa/isa)