Polri Minta Warga Waspada Provokasi hingga Aksi Teror Jelang Tahun Baru

Kadek Melda - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 19:31 WIB
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono,
Irjen Argo Yuwono (Foto: dok. Polri)
Jakarta -

Polri mengimbau masyarakat tidak terpengaruh berita bohong atau hoax yang beredar menjelang tahun baru. Polri juga meminta masyarakat lebih peka terhadap lingkungan sekitar.

"Kami juga mengimbau masyarakat, jangan mudah percaya pada berita-berita yang bersifat negatif, berita bohong (hoaks) dan provokatif, serta jangan mudah diadu domba oleh kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat diharapkan peka dan peduli pada lingkungan sekitar, termasuk memperhatikan serta mengenali tetangga samping rumah," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Rabu (30/12/2020).

Argo mengingatkan pentingnya peran pengurus rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT) untuk melakukan sosialisasi dan mengenali warganya. Selain itu, Argo menyampaikan fungsi Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan aparat kelurahan untuk ikut mengidentifikasi warganya.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini meminta masyarakat mewaspadai segala bentuk tindakan yang merujuk ke aksi-aksi teror saat perayaan malam tahun baru 2021. Menurut Argo, pemuka agama serta orang tua memiliki peran yang sangat penting untuk dapat memberikan imbauan dan pencerahan.

"Kami minta masyarakat mewaspadai kemungkinan munculnya aksi teror selama perayaan malam tahun baru 2021, meskipun petugas telah menangkap beberapa terduga teroris," ucapnya.

"Kami juga meminta pemuka agama, guru dan orang tua menyampaikan imbauan serta pencerahan kepada lingkungan sekitarnya agar lebih peduli," lanjutnya.

Lebih lanjut Argo berharap masyarakat tidak bepergian merayakan malam pergantian tahun yang mengakibatkan kerumunan. Hal itu, kata Argo, untuk menghindari penambahan jumlah kasus baru dan penularan COVID-19.

"Kami mengimbau masyarakat tidak merayakan tahun baru di luar. Di rumah lebih baik dengan tetap menjaga protokol kesehatan," imbuhnya.

(knv/knv)