Hilang 3 Minggu, Pria di NTT Ditemukan Terdampar di Laut Australia

Muslimin Abbas - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 18:50 WIB
Setelah liburan Lebaran, sebagian kapal-kapal nelayan di Muara Angke, Jakarta, mulai beraktivitas seperti biasa. Mereka mulai melaut untuk mencari ikan.
Ilustrasi Kapal Ikan (Rengga Sancaya/detikcom)
Ambon -

Tim SAR Ambon menemukan Antonius Raja Tobi usai dikabarkan hilang selama 3 minggu. Korban ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Australia.

Sebelum ditemukan SAR Ambon, Antonius Raja Tobi ditemukan oleh petugas patroli laut Australia. Ia sempat diberi makanan dan emerge sinyal namun tidak dievakuasi lantaran diduga COVID-19.

Kepala Kantor SAR Ambon Djunaidi membenarkan Antonius Raja Tobi ditemukan oleh petugas patroli Australia. Dia menyebut Antonius ditemukan pada 23 Desember 2020 di perairan Australia namun tidak dievakuasi lantaran masalah COVID-19.

"Ditemukan oleh patroli Australia, (diberikan) bahan makanan, HP satelit kemudian dikasih minum, dikasih emergency posisi system, mereka langsung (tinggalkan) tidak bisa diambil (masalah COVID) itu ditemukan tanggal 23 Desember 2020," kata Djunaidi saat dihubungi Rabu (30/12/2020).

Djunaidi menjelaskan, setelah ditemukan oleh patroli laut Australia, Rabu (30/12/2020) dini hari, tim SAR langsung menjemput korban di perairan Australia. Dia menyebut saat itu pihaknya langsung berkomunikasi dengan pihak Australia untuk memasuki wilayah perairan Australia dan menjemput korban.

"Langsung ditemukan karena posisinya kita tahu karena ada itu (emergency positioning system), masih di perairan Australia, kita sudah koordinasi sama orang Australia, sama rescue Australia tidak ada masalah," ucapnya.

Dia menyebut Antonius menggunakan kapal ikan. Namun berdasarkan laporan, sebutnya, kapal tersebut tidak melakukan aktivitas mencari ikan dan hanyut terbawa arus hingga ke perairan Australia.

"Ia (Antonius ) sendiri, bukan kerusakan mesin, bukan cari ikan kapal hanyut ke perairan Australia," tuturnya.

Saat ini korban masih berada di Saumlaki dan menjalani pemeriksaan kesehatan sambil menunggu keluarga datang untuk dijemput.

(maa/maa)