Urban Legend

Menelusuri Jejak Legenda Pieter Erberveld di Kampung Pecah Kulit Jakarta

Danu Damarjati - detikNews
Rabu, 30 Des 2020 15:14 WIB
Kampung Pecah Kulit, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat. (Danu Damarjati/detikcom)
Salah satu pemandangan dari sudut Kampung Pecah Kulit, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat. (Danu Damarjati/detikcom)
Jakarta -

Pieter Erberveld menjadi tokoh 'urban legend' Jakarta. Gema dari kisahnya yang heroik namun tragis ternyata masih terdengar di gang sempit kampung yang dihuni warga Tionghoa Ibu Kota ini.

Menelusuri jejak sang legenda Pieter Erberveld dari abad ke-18, detikcom sampai di Kampung Pecah Kulit, yakni di RW 01, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Menurut Alwi Shahab dalam buku 'Betawi: Queen of The East', Kampung Pecah Kulit adalah petilasan eksekusi sadis terhadap Pieter Erberveld.

Kampung Pecah Kulit, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat. (Danu Damarjati/detikcom)Kampung Pecah Kulit, Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat. (Danu Damarjati/detikcom)

Melangkah lebih dalam dari Vihara Khema, warga senior duduk di atas bangku depan gang. Dia adalah Supandi, pria 54 tahun. Dia adalah perwakilan Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 01, Kelurahan Pinangsia. Di sebelahnya ada Ketua RW 01 bernama Haryanto atau Panli (nama Tionghoa), berusia lebih muda.

Kampung Pecah Kulit, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat. (Danu Damarjati/detikcom)Kampung Pecah Kulit, Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat. (Danu Damarjati/detikcom)

Di sisi lain, ada ibu-ibu serta anak-anak kecil yang berkumpul di depan portal. Banyak gang yang ditutup karena situasi virus Corona akhir-akhir ini. Meski jabat tangan belum bisa dilakukan, meski masker harus dikenakan, tapi situasi pandemi tak mengurangi keramahan mereka menyambut tamu dari luar kampung seperti saya.

Tonton juga video 'Urban Legend: Menara Saidah dan Rumor Gedung Berhantu':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya, jejak-jejak Pieter Erberveld dalam cerita turun-temurun warga Pecah Kulit: