DPRA Gelar Rapat Paripurna Bahas Rancangan Qanun Haji-Kawasan Tanpa Rokok

Agus Setyadi - detikNews
Senin, 28 Des 2020 15:27 WIB
Rapat paripurna DPR Aceh (Agus Setyadi-detikcom)
Foto ilustrasi suasana rapat paripurna DPR Aceh. (Agus Setyadi/detikcom)
Banda Aceh -

Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menggelar rapat paripurna delapan Rancangan Qanun (Raqan) Prioritas 2020. Dua di antara Raqan tersebut adalah Raqan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan penyelenggaraan dan pengelolaan ibadah haji dan umrah.

Penyampaian delapan Raqan Aceh digelar dalam rapat paripurna di Gedung DPR Aceh, Senin (28/12/2020). Sidang dipimpin Ketua DPR Aceh, Dahlan Jamaluddin, serta dihadiri sejumlah anggota Dewan.

Dahlan mengatakan kedelapan raqan tersebut sudah dibahas di tingkat komisi, badan legislasi, maupun panitia khusus yang dibentuk. Dari 11 qanun prioritas dan non-prioritas, hanya delapan yang dapat dibawa ke rapat paripurna.

"Dua judul rancangan qanun, yaitu rancangan qanun Aceh tentang Pertanahan dan rancangan qanun Aceh tentang Perubahan Qanun Aceh nomor 10 tahun 2018 tentang Baitul Mal belum dapat diparipurnakan pada kesempatan ini dikarenakan belum dapat dilakukan fasilitasi dan masih dalam tahap konsultasi secara komprehensif dengan kementerian terkait," kata Dahlan.

Selain itu, kata Dahlan, ada satu raqan non-prioritas yang dikirim Pemerintah Aceh tentang Perlindungan Lahan Pertanian Berkelanjutan yang belum selesai pembahasannya. Dahlan mengatakan delapan Raqan yang dapat dibawa ke rapat paripurna ini ialah:

1. Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
2. Pencabutan Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2015 tentang Penyelesaian Kerugian Pemerintah Aceh.
3. Raqan Sistem Informasi Aceh Terpadu
4. Raqan Pendidikan Kebencanaan
5. Perubahan atas Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2019 tentang Retribusi Aceh.
6. Raqan Penyelenggaraan dan Pengelolaan Ibadah Haji dan Umrah
7. Raqan Rencana Pembangunan Industri Aceh Tahun 2020-2024
8. Raqan Kawasan Tanpa Rokok.

(agse/haf)