KBRI Kuala Lumpur Tunggu Hasil Visum TKW yang Dibunuh di Malaysia

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 28 Des 2020 00:10 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan Anak
ilustrasi pemerkosaan (Foto: Zaki Alfarabi / detikcom)
Jakarta -

Jenazah tenaga kerja wanita (TKW) berinisial L (20) yang tewas dibunuh saat hendak diperkosa di Malaysia akan divisum. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur menyebut saat ini masih menunggu hasil visum dari pihak rumah sakit.

"Jadi saat ini jenazah masih berada di rumah sakit, kita lagi menunggu hasil resmi visum et repertum apa. Kalau korban pembunuhan itu kan harus dilakukan visum, penyebab kematian, nah kita lagi menunggu hasil resmi yang bisa disampaikan pihak rumah sakit melalui tentunya dari pihak polisi diraja Malaysia (PDRM)," kata Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar, saat dihubungi, Minggu (27/12/2020).

Yoshi menerangkan pihaknya sudah melakukan komunikasi intens dengan keluarga korban untuk mengurus dokumen pemulangan jenazah TKW berinisial L. Dalam hal ini, KBRI Kuala Lumpur juga turut dibantu oleh organisasi perkumpulan warga negara Indonesia lainnya.

"Satu hal yang penting kita harus menyiapkan juga proses pemulangannya ke pihak keluarga dari KBRI itu sudah kontak-konak dengan keluarganya yang ada di Sumatera Utara, dari tentunya kita juga tidak ingin kalau memang proses untuk visumnya sudah dirasakan cukup untuk tentunya pengambilan bukti-bukti yang diperlukan oleh pihak Kepolisian tentunya kita akan sangat concern supaya ini bisa dikembalikan ke pihak keluarga," ujarnya.

"Dari KBRI sudah siapkan dokumen kekonsuleran yang diperlukan misal surat kematian, pemulangan jenazah ya memang syukur alhamdulillah kita ada kerja sama juga dengan pihak dari LSM atau organisasi perkumpulan masyarakat yang ada di sini yang membantu proses pemulangannya jadi kita bersama-sama," sambungnya.

Yoshi belum bisa memastikan kapan jenazah L diterbangkan ke Tanah Air. Namun, kata Yoshi, jika dokumen sudah lengkap, jenazah L bisa langsung diserahkan ke keluarga pada Minggu depan.

"Mohon doanya kalau bisa Minggu depan ini insyaallah jenazah mudah-mudahan sudah bisa kita kembalikan ke Tanah Air, diserahkan ke pihak keluarga," imbuhnya.

Sebelumnya, L (20) TKW di Malaysia ditemukan tewas di Malaysia. Diduga terjadi upaya pemerkosaan terhadap L (20) sebelum dibunuh.

"Info yang kami terima, sejauh ini mengingat pelaku juga masih dalam pencarian dugaan awal korban merupakan korban tindak pembunuhan, terdapat informasi dugaan upaya pemerkosaan," kata Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar, saat dimintai konfirmasi, Sabtu (26/12).

Korban ditemukan di dalam kamar dari sebuah rumah toko (ruko) di Taman Seri Andalas, Klang, Selangor, Malaysia, pada Kamis (24/12) lalu. Korban ditemukan hanya menggunakan kaos alias setengah telanjang.

Polisi Malaysia masih memburu pelaku. Diduga, pelaku adalah seorang pria yang juga warga negara Indonesia (WNI).

Pernyataan tersebut sekaligus meluruskan kabar yang beredar di media sosial (medsos) yang menyatakan pelaku sudah ditangkap. KBRI Kuala Lumpur menyatakan terus memantau kasus ini dengan berkomunikasi dengan PDRM.

(whn/ibh)