DPRD soal Guru di Jakbar 3 Tahun Cabuli Siswi SMP: Warning Buat Disdik DKI

Isal Mawardi - detikNews
Minggu, 27 Des 2020 07:59 WIB
DPRD DKI Jakarta
Foto: DPRD DKI Jakarta. (Ilman/detikcom).
Jakarta -

Seorang guru honorer di salah satu SMP di Jakarta Barat (Jakbar) berinisial AM (32) mencabuli muridnya sendiri selama 3 tahun lamanya. DPRD DKI menyebut kasus ini sebagai warning buat Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta.

"Menurut saya ini menjadi warning kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta," ujar Sekretaris Komisi E, Johnny Simanjuntak, kepada detikcom, Sabtu (26/12/2020) malam.

Menurutnya, Disdik DKI harus membuat sebuah sistem pengawasan. Sistem tersebut, tutur Johnny, dapat mengawasi antara guru dengan guru maupun murid dengan guru.

"(Disdik DKI diimbau) menciptakan sebuah sistem pengawasan yang melekat, pengawasan sesama guru-guru, agar sesama guru saling mengawasi di antara mereka. Di antara para siswa juga ditanamkan hal-hal seperti ini supaya para siswa juga bisa memberikan pengawasan kepada kawan-kawannya dan kepada guru," ungkap Johnny.

Sebagai contoh, satu hari dalam seminggu pihak sekolah mesti memberikan maklumat atau pengumuman rutin kepada para guru dan murid berkaitan dengan sikap-sikap penyimpangan.

"Dalam sebuah upacara, menjelaskan begini lah bahwa kalau ada di antara guru yang melakukan sesuatu yang di luar kepatutan langsung saja melapor. Pengumuman seperti itu diumumkan ya, bila perlu di setiap kelas," ujarnya.

"(Karena) potensi seperti ini (pencabulan antara guru dan murid) bisa saja terjadi di setiap sekolah manapun," lanjutnya.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2