Gubernur Kalbar: 5 Penumpang Pesawat Positif COVID, Diduga Bawa Suket Palsu

Idham Khalid - detikNews
Jumat, 25 Des 2020 09:33 WIB
Gubernur Kalbar Sutarmidji
Gubernur Kalbar Sutarmidji (dok. APPSI-detikcom)
Jakarta -

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengatakan ada lima penumpang pesawat yang dinyatakan positif Corona (COVID-19). Sutarmidji akan memperketat syarat masuk ke Kalbar.

Sutarmidji menyampaikan itu lewat akun Facebook-nya seperti dilihat detikcom pada Jumat (25/12/2020). "Beberapa hari ini Satgas COVID Provinsi mengambil sampel swab penumpang pesawat udara. Salah satu maskapai dari 20 orang yang di-swab, ada 5 yang positif," tulis Sutarmidji pada Kamis (24/12/2020).

Sutarmidji mengatakan ada indikasi penumpang yang positif Corona itu membawa surat palsu. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Angkasa Pura dan lainnya.

"Indikasinya surat keterangan yang mereka bawa itu palsu. Kita sudah koordinasi ke Angkasa Pura, dengan KKP Bandara, semua lepas tanggung jawab," ujarnya.

Karena itu, Sutarmidji memutuskan maskapai tersebut tidak boleh membawa penumpang ke Pontianak untuk sementara. Namun dia tidak menyebut maskapai yang dimaksud.

"Untuk itu, kita putuskan maskapai yang bersangkutan tidak boleh bawa penumpang ke Pontianak selama 10 hari. Kalau dari Pontianak, silakan. Dirjen Perhubungan Udara mau protes dan marah silakan, berarti mereka koordinasinya tidak baik dengan Angkasa Pura dan KKP. Saya saran Kemenhub atur ini dengan baik, jangan sampai Kemenhub justru jadi biang penyebaran COVID-19," ucapnya.

"Sebagai Ketua Satgas, saya akan ketat dan masuk Kalbar sampai dengan tanggal 8 Januari 2021 harus dengan surat bebas COVID melalui tes swab PCR," ujarnya.

Lihat juga video 'Ada Mutasi Corona yang Penularannya Lebih Cepat, Ini Pesan Satgas':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/dnu)