Round-Up

Yang Serupa Antara Prabowo dan Herindra

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 07:11 WIB
Wamenhan Muhammad Herindra
Foto: Wamenhan Letjen Herindra (Andhika/detikcom)

Letjen Herindra lahir di Magelang, 30 November 1964 (55 tahun), dilantik menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus pada 2015. Tepat 31 Juli 2015, serah-terima jabatan digelar di Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat. Herindra, yang saat itu berpangkat Brigjen TNI, menggantikan Mayjen TNI Doni Monardo, yang diangkat sebagai Pangdam XVI/Patimura kala itu.

Menurut peraih Adhi Makayasa tahun 1987 ini, bidang jabatan barunya tak berbeda jauh saat bertugas di TNI. Oleh sebab itu, menurut Herindra, tugasnya akan lebih mudah saat menjabat Wamenhan.

"Terus terang saya baru diberitahu kemarin, ketika akan menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan, dan ini memang tugas tidak jauh dari apa yang menjadi profesi saya selama ini, karena saya di kemiliteran, dan sekarang diberi tugas sebagai Wakil Menteri Pertahanan, ini akan memudahkan kami mengemban tugas nanti," ujarnya.

Sementara itu, Menhan Prabowo Subianto juga mantan seorang Danjen Kopassus dengan baret merahnya dari tahun 1995 hingga 1998. Pangkat terakhir Prabowo Subianto di TNI pun seperti Herindra, Letnan Jenderal atau Letjen dengan tiga bintang di pundak.

Prabowo Subianto menghadiri HUT ke-67 Kopassus di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta, Rabu (24/4). Mantan Danjen Kopassus itu hadir dengan memakai baret merah.Foto: Prabowo Subianto menghadiri HUT ke-67 Kopassus di Markas Komando Kopassus, Cijantung, Jakarta, Rabu (24/4). Mantan Danjen Kopassus itu hadir dengan memakai baret merah. (Grandyos Zafna/detikcom)

Herindra saat ini belum banyak bicara soal tugas ke depannya di Kemenhan. Namun, Herindra menyadari bahwa Kemenhan mengelola dana yang besar dan akan dipertanggungjawabkan.

"Tugas yang akan kami lakukan ke depan tentunya sekali lagi nanti akan kami pelajari terlebih dahulu, karena saya baru menjabat hari ini. Nanti saya akan menghadap Bapak Menhan untuk mendapat arahan-arahan selanjutnya. Saya tahu bahwa di Kementerian Pertahanan itu mengelola dana yang cukup besar dan tentunya kita harapkan dengan dana besar tersebut, dapat kita gunakan dengan baik, tepat sasaran, tepat guna, sehingga kita dapat mempertanggungjawabkan kepada rakyat dengan sebaik-baiknya," imbuhnya.


(rfs/lir)