Temui Moeldoko, BEM Nusantara Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 24 Des 2020 01:40 WIB
Kepala Staf Kepresidenan DR. Moeldoko berdialog bersama perwakilan BEM Nusantara di Gedung Bina Graha Jakarta, Rabu (23/12).
BEM Nusantara Temui Moeldoko (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara menemui Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko. BEM Nusantara mengaku siap menjadi mitra kritis pemerintah.

"Ini sebagai gerakan dan pola baru mahasiwa karena sudah merasa kemudahan untuk bersentuhan dengan Pemerintah. Oleh karena itu kami akan menjadi mitra kritis pemerintah," tutur Koordinator Pusat BEM Nusantara Hengky Primana saat menggelar audiensi dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldokko di Jakarta, Rabu (23/12/2020) dalam keterangan yang diterima detikcom.

Hengky mengatakan kegaitan yang dilakukan BEM Nusantara diharapkan menjadi kontribusi terhadap pemerintah. Hengky mengklaim bahwa pemerintah sangat terbuka dengan aspirasi mahasiswa.

Pada kesempatan yang sama, Hengky mengungkap respons BEM Nusantara terhadap UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Dia menyebut pihaknya memilih jalur ke Mahkamah Konstitusi.

"Kami tidak ingin tergiring pada opini yang belum tentu kebenarannya. Maka kami memutuskan untuk mengambil jalur yudicial review ketimbang turun ke jalan," jelas Hengky.

Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan BEM Nusantara berharap agar Moeldoko bersedia menjadi pembina BEM Nusantara. Tujuannya agar mahasiswa sebagai cikal bakal penerus estatef kepemimpinan ke depan, bisa membuat Indonesia lebih makmur dan lebih maju.