Jokowi Bikin 'Kabinet Capres 2024', NasDem: Ujian untuk Buktikan Kemampuan

ADVERTISEMENT

Jokowi Bikin 'Kabinet Capres 2024', NasDem: Ujian untuk Buktikan Kemampuan

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 18:41 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi mengenalkan 6 menteri barunya dalam reshuffle kabinet pertama Jokowi-Maruf untuk Kabinet Indonesia Maju.
Jokowi mengumumkan 6 menteri baru. (Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memasukkan Sandiaga Uno dkk dinilai sedang membuat 'kabinet capres 2024'. NasDem menilai hal itu sebagai ujian dan candradimuka bagi para tokoh yang berpotensi maju Pilpres.

"Ini candradimuka lah, ujian lah untuk buktikan kemampuan dan leadership mereka untuk nanti memimpin yang jauh lebih besar lagi sebagai presiden atau wakil presiden 2024 dan seterusnya," kata Ketua DPP Partai NasDem Charles Meikyasah kepada wartawan, Rabu (23/12/2020).

Menurut Charles, sangat penting capres dan cawapres 2024 untuk menduduki posisi seperti menteri hingga pimpinan daerah. Ia menyebut jabatan publik dapat menjadi tempat bagi para pejabat untuk dilihat masyarakat.

"Bayangkan kalau mereka hari ini jadi menteri, hari ini sudah jadi pimpinan DPR maupun MPR, maupun pimpinan kabupaten kota maka ketika mereka bicara Indonesia yang lebih kompleks, Indonesia yang lebih besar, Indonesia yang lebih banyak masalahnya," katanya.

"Maka jabatan-jabatan sekarang yang mereka alami itu menjadi sebuah titik awal untuk kita menilai, untuk kita memperhatikan dan tentunya juga mempunyai pikiran-pikiran terhadap calon-calon pemimpin 2024," sambungnya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi telah melantik 6 menteri baru hari ini. Nama Sandiaga Uno dan Tri Rismaharini menambah rentetan kandidat capres yang malang melintang di berbagai survei capres yang kini masuk daftar pembantu presiden.

Berdasarkan survei yang dilakukan Indikator Politik pada kisaran 24-30 September 2020 terhadap 1.200 responden acak dan margin of error 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%, terlihat sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju masuk bursa capres 2024. Menteri pembantu Jokowi yang masuk bursa capres 2024 versi Indikator Politik antara lain Menhan Prabowo Subianto dengan elektabilitas 16,8%, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno (8,8%), Menkopolhukam M Mahfud Md (1,3%), Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (1,2%), Menteri BUMN Erick Thohir (0,8%), dan Mendagri Tito Karnavian (0,4 %).

Masuknya Sandiaga Uno pun cukup mengejutkan. Seolah-olah Jokowi memberi ruang untuk Sandiaga muncul ke permukaan menatap Pilpres 2024.

"Kalau nama Sandiaga Uno masuk, kabinet ini menjadi kabinet presiden masa depan, karena Jokowi berhasil mengumpulkan tokoh-tokoh capres di kabinetnya," kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun kepada detikcom, Rabu (23/12).

Bisa dibilang saat ini Kabinet Indonesia Maju tak lain adalah 'Kabinet Capres 2024'. Lantas untuk apa Jokowi seolah membangun kabinet masa depan ini? Bisa jadi Jokowi sedang mempersiapkan penerusnya agar program-programnya bisa dilanjutkan di kepemimpinan presiden selanjutnya.

"Jokowi sudah siap untuk mulai bicara dengan sebagian besar tokoh-tokoh penerusnya, yang sebagian besar nanti adalah mantan pembantu presiden," kata Rico Marbun menerka maksud politik Jokowi.

(hel/ibh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT