Polisi: 201 Kg Sabu di Petamburan Diduga untuk Danai Terorisme di Timteng

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 17:27 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Tim gabungan Satgassus Merah Putih dan Ditnarkoba Polda Metro Jaya menggagalkan penyelundupan 201 kg sabu di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Polisi menyebut ada indikasi narkoba itu untuk pendanaan terorisme di Timur Tengah.

"Hasil profiling dan ada indikasi dugaan barang haram ini dipakai untuk pembiayaan terorisme yang ada di Timur Tengah," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Menurut Yusri, barang bukti ratusan kilogram sabu yang diungkap di Petamburan, Selasa (22/12) itu berasal dari satu sindikat yang sama dengan jaringan yang pernah ditangkap pada Januari 2020.

Untuk diketahui, pada Januari 2020, tim gabungan Polda Metro Jaya dan Mabes Polri membongkar peredaran 288 kilogram sabu di Serpong. Beberapa bulan kemudian tim gabungan berhasil mengungkap 800 kilogram sabu di Serang, Banten.

"Ini adalah jaringan internasional dari Timur Tengah. Ini kan pengembangan jaringan sama yang kita ungkap di Januari 2020 kemarin sekitar 288 kilogram yang ada di Serpong, lalu ada 800 kilogram di Serang Banten. Kodenya sama yaitu 555," beber Yusri.

Terkait pendanaan terorisme di Timur Tengah, Yusri mengatakan pihaknya masih mendalami apakah kelompok tersebut berkaitan dengan jaringan terorisme yang ada di Indonesia.

"Yang jelas di sini indikasinya ini jaringan internasional yang digunakan untuk pembiayaan terorisme yang ada di Timteng. Saya tegaskan lagi apa ada dugaan di sini dengan jaringan terorisme yang ada di Indonesia? Kita masih dalami dan kembangkan,"ungkap Yusri.

Tonton video 'Sabu 201 Kg di Petamburan, Indikasi Sumber Dana Teroris Timur Tengah':

[Gambas:Video 20detik]



Diduga dari jaringan yang sama dengan jaringan yang ditangkap pada Januari 2020. Simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2