Berkas Lengkap, Hiendra Soenjoto Penyuap Nurhadi Segera Disidang

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 23 Des 2020 13:29 WIB
Penyuap Eks Sekretaris MA Nurhadi, Hiendra Soenjoto kembali jalani pemeriksaan di KPK. Ia diperiksa soal suap pengurusan perkara Mahkamah Agung tahun 2011-2016.
Hiendra Soenjoto (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Penyidik KPK merampungkan proses penyidikan penyuap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Hiendra Soenjoto. Hiendra akan segera disidangkan.

"Hari ini tim penyidik KPK melaksanakan tahap 2 (penyerahan tersangka dan barang bukti) atas nama HSO (Hiendra Soenjoto) kepada tim JPU," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada wartawan, Rabu (23/12/2020).

Ali menyebut penahanan Hiendra selanjutnya beralih menjadi kewenangan tim JPU selama 20 hari, terhitung sejak 23 Desember 2020 hingga 11 Januari 2021. Dia ditahan di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur.

"Selanjutnya dalam waktu 14 hari kerja, tim JPU akan menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkaranya ke PN Tipikor Jakarta Pusat," ujar Ali.

Menurut Ali, selama penyidikan, KPK telah memeriksa sekitar 170 saksi. Saksi-saksi itu termasuk Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiono.

Sebelumnya diberitakan, Hiendra Soenjoto ditangkap KPK di kawasan BSD Tangerang Selatan. Penangkapan Hiendra dilakukan pada Kamis (29/10). Hiendra ditangkap setelah menjadi buron KPK selama 8 bulan.

Sementara Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono sudah masuk tahap persidangan terlebih dahulu. Nurhadi dan Rezky didakwa menerima suap dan gratifikasi Rp 83 miliar terkait pengurusan perkara di pengadilan tingkat pertama, banding, kasasi, ataupun peninjauan kembali. Nurhadi dan Rezky didakwa menerima suap dan gratifikasi dalam kurun 2012-2016.

Uang suap ini diterima Nurhadi dan Rezky dari Hiendra Soenjoto selaku Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT) agar keduanya membantu Hiendra dalam mengurus perkara. Jaksa menyebut tindakan Nurhadi itu bertentangan dengan kewajibannya sebagai Sekretaris MA.

(fas/ibh)