Ditunjuk Jadi Menteri KKP, Trenggono: Saya Mewakafkan Diri untuk Bangsa

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 20:07 WIB
Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono
Sakti Wahyu Trenggono (Citra Nur Hasanah/20detik)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sakti Wahyu Trenggono menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Trenggono mengaku jabatan Menteri KKP bukanlah amanah yang mudah sehingga dia akan belajar dan mengevaluasi.

"Pertama saya ingin menyampaikan perasaan saya ketika saya mendapat amanah untuk dicalonkan sebagai Menteri KKP. Sebelumnya, saya mendapat amanah sebagai Wakil Menteri Pertahanan. Dalam 1 tahun ini saya membantu Menteri Pertahanan untuk mensinergikan dan membangun pertahanan masa depan," kata Trenggono saat mengawali keterangannya di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (22/12/2020).

Trenggono sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan). Trenggono kemudian tak mengira ditunjuk mengemban amanah menjadi Menteri KKP.

"Selanjutnya dalam 1 tahun ini, secara mengagetkan juga tiba-tiba saya diminta untuk membenahi, kemudian melanjutkan, dan mengelola yang namanya kelautan dan perikanan. Amanah ini bukan amanah yang mudah saya kira," ujarnya.

Trenggono menyadari potensi kekayaan alam Indonesia sangat besar untuk dimanfaatkan. Karena itu, Trenggono mengatakan akan belajar dan mengevaluasi saat menjabat Menteri KKP.

"Saya ingin berusaha bahwa ada sebuah wilayah karunia dari Allah SWT yang memiliki suatu potensi yang sangat besar, yang tentunya itu bisa menjadi kesejahteraan bagi bangsa ini. Nah itu, tentu saya akan belajar dan menggali melakukan evaluasi, untuk selanjutnya bisa dilakukan apa yang harus kami lakukan supaya itu menjadi manfaat bagi bangsa," ucapnya.

Pemanfaatan sumber daya laut pun disinggung Trenggono seperti untuk pariwisata hingga budi daya. Untuk memanfaatkan itu, kata Trenggono, tak meminggirkan keseimbangan lingkungan.

"Begitu melimpah ikan-ikan di lautan dan begitu melimpah juga potensi-potensi di kelautan baik itu untuk sektor pariwisata, kemudian industri perikanan, dan lain sebagainya, termasuk budidaya. Dan tentu tidak melupakan kebersinambungan lingkungan, itu yang akan kami lakukan jika nanti kami sudah resmi menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan," sebut Trenggono.

Selanjutnya
Halaman
1 2