ADVERTISEMENT

Anies: Selama Masa Pandemi, Sektor Formal Kehilangan 453.295 Pekerja

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Selasa, 22 Des 2020 13:23 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Ratusan ribu orang di Jakarta kehilangan pekerjaan imbas pandemi COVID-19. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, berdasarkan data dari Dinas Ketenagakerjaan DKI Jakarta, lebih dari 453 ribu orang kehilangan pekerjaan.

"Jadi selama masa periode pandemi, sektor formal kita itu secara data statistik dari Dinas Tenaga Kerja itu kehilangan sekitar 453.295 pekerja. Nah dari angka itu, 259.597 itu diserap di sektor informal," ujar Anies dalam acara Forum Musrenbang perubahan RPJMD 2017-2022 yang disiarkan di Channel YouTube Pemprov DKI Jakarta, Selasa (22/12/2020).

"Jadi kira-kira yang terdampak langsung sehingga kehilangan pekerjaan dan tidak terserap di sektor informal itu 193.698 orang," sambungnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu memprediksi angka pengangguran di Jakarta pada 2020 sebesar 10,9 persen atau lebih dari 572 ribu orang.

"Proyeksi pengangguran di Jakarta ini diproyeksikan sekitar 10,9%, 572.780 orang," ucapnya.

Lebih lanjut, Anies mengatakan pandemi COVID-19 tidak hanya berdampak meningkatnya jumlah penganggur. Menurutnya, ada 1,6 juta orang di Jakarta yang jam kerjanya berkurang.

"Jadi implikasi dari pandemi ini bukan saja terhadap pengurangan tenaga kerja, tapi juga ini berpengaruh kepada produktivitas pekerja. Jadi kalau lihat 1,6 juta pekerja itu mengalami pengurangan jam kerja seperti saya sampaikan tadi karena nature-nya adalah mengurangi aktivitas untuk mencegah penularan dan mengendalikan pandemi," ucap Anies.

(man/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT