Antrean Rapid Test di Bandara Soetta Sempat Mengular Pagi Ini

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 21 Des 2020 11:42 WIB
Antrean rapid test di Bandara Soetta mengular (Dok istimewa)
Antrean rapid test di Bandara Soetta mengular. (Dok Istimewa)
Tangerang - Antrean panjang sempat terjadi di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang. Disebut-sebut antrean terjadi karena rapid test.

"Sudah tertangani, sudah nggak antre lagi," ujar pelaksana tugas (Plt) Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Mulyono, ketika dihubungi detikcom, Senin (21/12/2020).

Mulyono tak mengetahui pasti panjang antrean. Ia menduga antrean rapid test terjadi karena banyaknya penumpang yang hendak berangkat hari ini.

"Kemungkinan banyak penumpang yang mau berangkat, sementara di counter-nya itu, saya juga belum cek ke sana, di sana mungkin ada antrean, tapi antreannya di luarnya," sebut Mulyono.

Mulyono tak mengetahui pasti berapa panjang antrean. Mulyono akan segera berkoordinasi dengan pihak keamanan Bandara Soekarno-Hatta.

Salah seorang warga, Frida, melaporkan antrean rapid test sempat mengular. Ia menduga antrean timbul karena masih banyak penumpang yang awam akan peraturan baru terkait rapid test.

"Kalau dugaan saya karena banyak yang masih awam sama peraturan baru. Yang sekarang ini kan untuk antigen hanya berlaku 3 x 24 jam, PCR 7 x 24 jam, dan rapid antibodi hanya untuk anak-anak di bawah 12 tahun. Tapi tadi khusus hari ini, untuk yang sudah bawa hasil rapid antibodi dianulir boleh berangkat karena penerbangannya sudah mepet dan untuk mengurangi kerumunan," ujar Frida ketika dikontak detikcom.

Penumpang lainnya, Kevin, menjelaskan panjang antrean lebih dari 20 meter. Kevin menambahkan tidak ada physical distancing antarpenumpang.

"Tidak ada jaga jarak sekali. Personel kurang siap. Ada personel polisi juga di tempat. Hanya memberikan imbauan tetapi tidak ikut membantu untuk menertibkan untuk jaga jarak," imbuh Kevin.

Dalam salah satu unggahan warganet, tampak foto antrean mengular di terminal 2 Bandara-Soekarno Hatta. Kejadian itu dinarasikan terjadi pukul 06.47 WIB.

"Rapid test di Terminal 2 Bandara Soetta. Antre luar biasa, berkerumun dan tidak ada petugas yg mengatur. Bahaya klaster Covid-19." tulis akun @johnferry9.

Untuk diketahui, lampiran hasil rapid test antigen kini menjadi syarat perjalanan oleh sejumlah daerah. Hal ini menjadi salah satu kebijakan pemerintah terkait pengetatan mobilitas masyarakat di tengah kasus COVID-19 yang masih meningkat.

Anggota Ombudsman RI Alvin Lie sempat mengecek layanan tes rapid antigen COVID-19 di Terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, pada Sabtu (19/12). Alvin menyoroti panjangnya antrean di sana sebagai dampak kebijakan pemerintah terkait hasil rapid test antigen sebagai syarat bepergian.

Alvin mengatakan calon penumpang di Soetta harus mengantre 3-4 jam untuk bisa mendapatkan lampiran rapid test antigen COVID-19. Dia menilai antrean panjang dan lama ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang mendadak.

"Saya melihat kenapa sedemikian banyak pengguna jasanya karena kebijakan pemerintah juga mendadak, tiba-tiba, kan. Sehingga masyarakat yang tadinya sudah punya hasil rapid test antibodi mendadak harus ambil yang antigen. Kemudian juga masih simpang siur apakah berlaku dua hari atau seminggu sebelum keberangkatan itu masih simpang siur," kata Alvin saat dihubungi, Minggu (20/12/2020). (isa/fjp)