Bareskrim Akan Tunjukkan Bukti Insiden Bentrok Laskar FPI-Polisi ke Komnas HAM

Kadek Melda - detikNews
Senin, 21 Des 2020 10:19 WIB
Gedung Mabes Polri
Gedung Mabes Polri (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Bareskrim Polri akan memenuhi undangan Komnas HAM terkait insiden bentrok antara laskar FPI-Polisi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Bareskrim juga akan memperlihatkan barang bukti serta mobil yang digunakan oleh laskar FPI dan polisi sesuai yang dimintakan Komnas HAM.

"Hari ini penyidik fokus menghadiri undangan Komnas HAM. Intinya tim Komnas ingin melihat barang bukti yang disita penyidik. Iya (Penyidik akan perlihatkan barang bukti dan mobil)," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, melalui pesan singkat, Senin (21/12/2020).

Andi menyebut pihaknya akan ke Komnas HAM siang ini. Selain tim penyidik, ahli balistik juga akan hadir dalam pertemuan tersebut.

"Pertemuan sesuai undangan jam 13.00 WIB. Penyidik saja dan ahli balistik (hadir ke Komnas HAM)," tuturnya.

Sebelumnya, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) telah melayangkan surat ke Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo untuk dapat memeriksa mobil polisi dan laskar FPI. Hal ini dilakukan guna mengusut tewasnya enam anggota laskar FPI yang tertembak di Tol Jakarta-Cikampek Km 50.

"Tim penyelidikan Komnas HAM RI telah melayangkan surat kepada Kabareskrim Polri untuk dapat memperoleh keterangan terkait mobil dan berbagai informasi yang terdapat pada mobil tersebut. Termasuk di dalamnya mobil petugas Polda Metro Jaya dan mobil laskar FPI. Permintaan keterangan ini dengan melihat dan memeriksa mobil secara langsung," kata komisioner Komnas HAM Choirul Anam dalam keterangan pers tertulisnya, Minggu (20/12/2020).

Anam berharap pihaknya dapat segera menerima surat balasan dari Polri untuk dapat menemukan jadwal pemeriksaan mobil-mobil itu. Hal ini dilakukan agar kasus tewasnya enam anggota laskar FPI ini dapat menemukan titik terang.

"Semoga pengambilan dan permintaan keterangan ini dapat dilakukan sesuai dengan jadwal. Kami berterima kasih kepada semua pihak atas kerja samanya selama ini, termasuk pihak FPI, kepolisian, dan masyarakat. Semoga segera dapat terlihat terang benderangnya peristiwa," tuturnya.

(eva/eva)