Tutup Muktamar PPP, Ma'ruf Harap Parpol Tak Dijadikan Tunggangan Pribadi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 20 Des 2020 14:31 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin
Wapres Ma'ruf Amin (Foto: dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin menutup gelaran acara Muktamar IX PPP secara virtual. Dalam kesempatan ini, Ma'ruf mengingatkan agar partai politik tidak ditunggangi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

"Kita berharap agar partai politik tidak hanya dijadikan tunggangan atau kendaraan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan pribadi masing-masing guna memperoleh manfaat dan maslahat yang sifatnya pribadi. Tetapi partai hendaknya digunakan sebesar-sebesarnya untuk kemaslahatan umat dan bangsa," kata Ma'ruf Amin dalam acara Penutupan Muktamar IX Tahun 2020 melalui YouTube Petiga TV, Minggu (20/12/2020).

Kemudian Ma'ruf mengungkapkan bahwa peran parpol sangatlah strategis dalam kehidupan demokrasi di Indonesia, khususnya dalam menjaga keutuhan, persatuan, dan kesatuan bangsa. Ia pun berharap nantinya parpol bisa lebih proaktif dalam mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan perbedaan pendapat.

"Oleh karena itu, partai politik diharapkan senantiasa proaktif dalam mengedepankan musyawarah dan dialog untuk membangun konsensus. Saya yakin, apabila peran ini dilakukan oleh semua partai politik, banyak persoalan yang kita hadapi dapat kita selesaikan dengan solusi yang terbaik. Musyawarah dan dialog harus kita jadikan mekanisme yang baku untuk menyelesaikan perbedaan pendapat atau persoalan bangsa lainnya. Saya yakin mekanisme ini adalah salah satu esensi dari demokrasi Pancasila," ujarnya.

Ke depannya, orang nomor dua di Indonesia ini akan terus mendukung langkah PPP dalam mewujudkan persatuan di Indonesia. Selain itu, ia berharap agar seluruh kader partai berlambang Ka'bah ini bisa membantu pemerintah dalam menangani COVID-19.

"Saya berharap Partai Persatuan Pembangunan dapat terus mewujudkan penciptaan iklim yang kondusif, bagi terwujudnya persatuan dan komitmen kebangsaan yang kuat. Seluruh kader Partai Persatuan Pembangunan yang tersebar di berbagai pelosok negeri diharapkan menjadi motor penggerak masyarakat dalam mencegah penularan dan mengatasi pandemi COVID-19, tetap produktif namun dengan tetap disiplin menjaga protokol kesehatan," ucapnya.

Untuk diketahui, Muktamar IX ini mengambil tema 'Merawat Persatuan dengan Pembangunan'. Dia menyebut tema itu akan menjadi tema perjuangan PPP untuk Pemilu 2024.

Suharso Monoarfa pun terpilih menjadi ketua umum (ketum) PPP secara aklamasi. Suharso yakin PPP dapat lolos parliamentary threshold 2024.

"Insyaallah PPP akan lolos dari parliamentary threshold 2024. Insyaallah partai yang kita cintai ini akan kembali ke masa jayanya dan ini hanya bisa dilakukan secara bersama-sama. Itu yang bisa saya janjikan, kerja-kerja elektoral akan tetap kita laksanakan," kata Suharso dalam akun FB DPP PPP, Sabtu (19/12/2020).

Suharso mengapresiasi para peserta muktamar yang telah mempercayakan dirinya untuk kembali mengisi jabatan Ketum PPP. Ia mendorong setiap kader untuk bergotong royong memenangi Pemilu 2024.

"Marilah kita kumpulkan semua kelebihan-kelebihan yang ada pada diri kita masing-masing, kearifan-kearifan yang kita miliki, masing-masing kita satukan menjadi sebuah kekuatan untuk memenangkan Pemilu 2024. Mari kita tanggalkan cara-cara kerja yang sendiri-sendiri yang berkelompok-kelompok, jangan," ungkapnya.

(isa/isa)