Dewan Pers: FNN Masih Proses Daftar Sejak Oktober 2019, Termasuk Edy Mulyadi

Isal Mawardi - detikNews
Sabtu, 19 Des 2020 16:51 WIB
Wartawan Edy Mulyadi (Kadek Melda Luxiana/detikcom).
Wartawan Edy Mulyadi (Kadek Melda Luxiana/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri menyurati Dewan Pers terkait status perusahaan media Forum News Network (FNN) dan kewartawanan Edy Mulyadi terkait video investigasi penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek. Dewan Pers menyatakan media FNN masih dalam proses mendaftar ke Dewan Pers.

"FNN itu memang masih dalam proses mendaftar ya, hanya belum beberapa persyaratan administratif. Setelah kami lihat data tentang FNN tadi, ternyata mereka mendaftar sudah sejak Oktober 2019," kata Ketua Penelitian Pendataan Ratifikasi Pers Dewan Pers Ahmad Djauhar kepada detikcom, Sabtu (19/12/2020).

Djauhar mengatakan Edy Mulyadi merupakan salah satu wartawan yang didaftarkan FNN. "Awak redaksi yang didaftarkan termasuk Edy Mulyadi," ujarnya.

Menurut Djauhar, Edy Mulyadi masih aktif sebagai bagian redaksi FNN. Ia juga mengatakan Edy Mulyadi sudah memiliki pengalaman kerja selama 25 tahun.

"Bung Edy Mulyadi tercatat di FNN sebagai redaktur senior, berarti masih aktif sebagai awak redaksi, dengan pengalaman kerja 25 tahun," ungkapnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menyurati Dewan Pers terkait status perusahaan media FNN dan kewartawanan Edy Mulyadi. Dewan Pers mengatakan media FNN belum terdaftar secara resmi. FNN masih dalam proses mendaftar ke Dewan Pers.

"FNN sedang dalam proses mendaftar," ujar Ketua Penelitian Pendataan Ratifikasi Pers Dewan Pers Ahmad Djauhar kepada detikcom, Jumat (18/12).

Sementara itu, nama Edy Mulyadi juga belum ada di data online Dewan Pers. Hal itu diungkap oleh anggota Dewan Pers Asep Setiawan.

"Namanya (Edy Mulyadi) belum ditemukan di data online Dewan Pers," kata Asep.

Asep mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti permintaan Bareskrim Polri. "Dewan Pers akan segera menjawab permintaan Kabareskrim lagi dalam proses setelah surat sampai," lanjutnya.

Sebelumnya Bareskrim Polri mengirim surat kepada Dewan Pers terkait wartawan Forum News Network (FNN) Edy Mulyadi. Simak halaman selanjutnya.