Round-Up

Potensi Tersangka di Tewasnya 6 Laskar FPI Ditelisik Polisi dari Ahli

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 19 Des 2020 05:18 WIB
Anggota tim penyidik Bareskrim Polri memperagakan adegan saat rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI) di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. Rekonstruksi tersebut memperagakan 58 adegan kasus penembakan enam anggota laskar FPI di tol Jakarta - Cikampek KM 50 pada Senin (7/12/2020) di empat titik kejadian perkara. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/aww.
Foto: Rekonstruksi penembakan Laskar FPI (ANTARA FOTO/Muhamad Ibnu Chazar)
Jakarta -

Penyidikan insiden kontak tembak antara polisi dan Laskar Front Pembela Islam (FPI) pengikut Habib Rizieq Shihab (HRS) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek terus dilakukan. Terkini, polisi meminta keterangan sejumlah ahli untuk membuka titik terang kasus tersebut.

Polisi menjelaskan adanya pemeriksaan tambahan dari ahli pidana. Keterangan diperlukan untuk mendalami potensi tersangka lain dalam peristiwa tersebut.

"Pemeriksaan tambahan terhadap ahli, termasuk ahli pidana dan tambahan ahli balistik. (Pemeriksaan ahli pidana) untuk memastikan potential suspect (tersangka) lain dalam peristiwa penyerangan anggota Polri tersebut," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, Jumat (18/12/2020).

Tak hanya ahli pidana, polisi juga mengambil keterangan dari ahli balistik. Saksi-saksi di tempat kejadian perkara (TKP) pun tak luput dimintai keterangan hari kemarin.

"Hari ini ada belasan pemeriksaan saksi baru di TKP 15 saksi, pemeriksaan di tempat masing-masing," tuturnya.

Bareskrim Polri turut mengungkap bahwa tak ada luka lain dari hasil autopsi enam jenazah Laskar FPI. Berdasarkan hasil autopsi, hanya ada 18 bekas luka tembak.

"Iya, murni luka tembak saja. Tidak ada luka lain. Bukan saya yang bilang, menurut ahli hasil autopsinya luka tembak 18, tidak ada luka lain. Yang menyatakan dokter forensik," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dihubungi, Jumat (18/12/2020).

Simak berita selengkapnya di halaman berikut

Selanjutnya
Halaman
1 2