ADVERTISEMENT

Apresiasi Vaksin Gratis, Gerindra: Angin Segar Songsong Tahun 2021

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 18 Des 2020 12:36 WIB
Majelis Pemusyawaratan Rakyat (MPR) periode 2019-2024 dipimping oleh Ahmad Basarah (PDIP), Bambang Soesatyo (Golkar), Ahmad Muzani (Gerindra), Lestari Moerdijat (NasDem), Jazilul Fawaid (PKB), Syarief Hasan (Demokrat), Hidayat Nur Wahid (PKS), Zulkifli Hasan (PAN), Arsul Sani (PPP), dan Fadel Muhammad (DPD).
Ahmad Muzani (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah telah mengumumkan akan memberikan vaksin Corona gratis kepada masyarakat. Partai Gerindra mengapresiasi dan menyambut baik rencana tersebut.

"Ini kabar gembira, menjadi angin segar dan harapan baru menyongsong tahun baru 2021. Kita harus berterima kasih atas kebijakan ini," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (18/12/2020).

Kendati demikian, Wakil Ketua MPRI RI ini mengingatkan pemerintah untuk memastikan keamanan dan keakuratan vaksin Corona. Ia juga mengimbau agar program vaksinasi dapat berjalan secara tepat sasaran.

"Karena ini terkait dengan manusia dan nilai keuangan negara yang besar. Jadi harus aman, akurat dan tepat sasaran pelaksanaan program ini," ucap Muzani.

Menurut Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini, pandemi Corona membuat bangsa Indonesia mengalami masa sulit selama 10 bulan terakhir. Muzani berharap kehadiran vaksin Corona dapat kembali menggerakkan aktivitas masyarakat hingga perekonomian bangsa.

"Kalau ekonomi bergerak, maka perkantoran akan bergerak. Sekolah, kampus, pondok pesantren yang selama pandemi murid tak bisa ketemu guru, mahasiswa tak bisa belajar dengan dosen, santri tak bisa bertatap muka dengan kiai, semua ini mudah-mudahan segera dapat diakhiri," ucapnya.

Muzani menilai sudah sewajarnya pemerintah mengeluarkan anggaran lebih untuk membiayai vaksin Corona. Meskipun sudah ada vaksin, ia tetap mengimbau masyarakat terus menerapkan protokol kesehatan.

"Karena, dalam situasi ekonomi sulit ini memang sewajarnya negara mengambil porsi terbesar untuk membiayai vaksin bagi masyarakat," kata Muzani.

Penjelasan lengkap keputusan Presiden Jokowi menggratiskan vaksin Corona bisa di simak di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT