Round-Up

Rencana Dedik 'Berlayar' Pakai Galon Berujung Ambyar

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 18 Des 2020 05:58 WIB
Dedik saat dievakuasi petugas karena nekat mau berlayar ke Malang pakai galon rakitan.
Foto: Dedik saat dievakuasi petugas karena nekat mau 'berlayar' ke Malang pakai galon rakitan. (Istimewa)

Dedik yang sempat dievakuasi ke Makopolsek Pelabuhan Semayang mengaku idenya berenang ke Pulau Jawa muncul spontan.

"Setelah berkelahi dengan kakak ide pulang ke Jawa itu muncul tiba karena tidak punya uang, ya sudah mau coba berenang aja aku, Allahu a'lam aja kalau selamat sampai sana," Kata Dedik.

Dedik di Balikpapan tinggal bersama keluarganya. "Nggak ada kerjaan, Pak, makanya enggak punya uang mau pulang aku," tuturnya.

Anggota motoris speedboat, Aco menceritakan bagaimana Dedik ditemukan sedang terapung.

"Kukira itu siang tadi cuma mau mancing dia. Kan memang sering orang mancing di situ. Jadi enggak curiga aja sama dia," kata Aco.

Aco bersama rekannya sempat melihat Dedik duduk sambil sesekali berenang menggunakan galon kosong. Aco sama sekali tak berpikir kalau Dedik ingin menuju Pulau Jawa.

"Kita teriakin dia. Nggak dengar. Nah, mungkin karena capek, terbawa arus ke pinggir akhirnya," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Pelabuhan Semayang Balikpapan AKP Retno Ariani mengatakan saat ini Dedik masih mengalami trauma. Kepolisian juga sudah menghubungi pihak keluarga Dedik.

"Kondisinya masih lemas, jadi masih belum banyak dimintai keterangan. Jadi kita istirahatkan dulu sambil menunggu keluarganya datang ke sini," ujar Retno.

Pihak kepolisian berencana mengembalikan Dedik ke pihak keluarganya. Polsek Pelabuhan Semayang Balikpapan akan mencoba memberi mediasi korban dengan saudaranya jika terdapat perselisihan di dalam keluarga.


(idn/idn)