NasDem Sayangkan Gatot Nurmantyo Tak Singgung Cebong: Imbauan Kurang Lengkap

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 22:05 WIB
Willy Aditya
Willy Aditya (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Eks Panglima TNI Gatot Nurmantyo mengajak masyarakat berhenti menggunakan istilah 'kadrun' dan 'kampret'. NasDem menilai imbauan itu cukup bagus, tapi menyayangkan Gatot tidak menyinggung sebutan 'cebong'.

"Ya bagus tentu saja imbauan dari Pak Gatot itu. Cuma hal semacam itu kan artifisial saja sebenarnya. Kenyataan itu sebenarnya lebih menunjukkan rendahnya peradaban politik kita. Suka atau tidak suka. Dan itu kan asalnya karena ada sebutan 'cebong' yang sayangnya nggak disebut oleh Pak Gatot," ujar Ketua DPP NasDem Willy Aditya kepada wartawan, Kamis (17/12/2020).

Anggota Komisi I DPR RI ini menilai imbauan Gatot Nurmantyo kurang lengkap. Bahkan, ia menyebut ada salah satu anggota KAMI yang justru sering menggunakan istilah 'cebong'.

"Cebong kan makhluk Tuhan juga. Dan salah satu yang suka menyebut dengan ungkapan cebong itu kan justru salah satu anggota KAMI juga. Kita semua tahulah orangnya," ungkap Willy.

"Jadi imbauan dari Pak Gatot ini sebenarnya kurang lengkap. Paketnya kurang komplet jadinya," sambungnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2