MA Vonis Bebas Dosen USU yang Didakwa Hoax 'Bom Surabaya Pengalihan Isu'

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 14:20 WIB
Dosen USU
Dosen USU Himmi diadili (Antara)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) membebaskan dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Himma Dewiyana Lubis. Himma didakwa menyebarkan hoax bom Surabaya adalah pengalihan isu #2019 Ganti Presiden.

Kasus bermula saat Himma menulis komentar di akun Facebook-nya. Melalui handphone, dia menulis komentar di rumahnya di Medan Johor, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut), pada Mei 2018.

Sekitar pukul 15.00 WIB, dia menulis status Facebook yang mengomentari kasus bom Surabaya, yaitu:

Skenario pengalihan yang sempurna
#2019GantiPresiden.

Bom Surabaya dilakukan teroris yang menyebabkan sedikitnya 25 orang tewas. Alih-alih memberikan simpati dan empati kepada para korban, dia malah menuding bom itu bagian dari setting pengalihan isu politik. Tak berapa lama Himma ditangkap polisi.

"Saya sangat menyesal, saya hanya mengkopi status orang lain dan menyebarkan kembali. Saya salah dan sangat menyesal," ujar Himma sambil menangis saat ditangkap aparat dari Polda Sumut.

Himma kemudian duduk di kursi pesakitan. PN Medan menyatakan Himma terbukti menulis ujaran kebencian di status Facebook terkait bom Surabaya. PN Medan hanya menjatuhkan hukuman percobaan, yaitu dengan pidana penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan selama 2 tahun.

Lihat juga video saat 'Dosen USU Tersangka Hoax, Fadli: Kebebasan Berpendapat Diberangus':

[Gambas:Video 20detik]