Pemko Banda Aceh Larang Perayaan Tahun Baru, Akan Razia Petasan-Judi

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 16 Des 2020 14:10 WIB
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman (Foto: dok. Pemkot Banda Aceh)
Banda Aceh -

Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh bakal mengeluarkan larangan perayaan tahun baru. Para pedagang diminta tidak menjual petasan hingga kembang api.

"Sejak dari sekarang tidak boleh ada yang memperjualbelikan mercon, petasan, dan kembang api. Dari sekarang kita halau itu sehingga lebih mudah untuk kita kawal saat pergantian tahun. Kita akan melakukan razia-razia untuk itu," kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman dalam keterangannya, Rabu (16/12/2020).

Aminullah sudah menggelar rapat dengan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) untuk membahas larangan perayaan tahun baru. Dalam rapat disepakati, Pemko bakal mengeluarkan seruan bersama.

Dia mengatakan pergantian tahun dengan pesta atau hura-hura bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam yang diberlakukan di Aceh. Pemko bakal mengerahkan tim gabungan untuk menggelar patroli agar tidak ada perayaan.

"Kita tetap kawal seperti biasa, jika kita tidak kawal, sedikit saja pasti dimanfaatkan. Dengan begitu, kita lakukan pengawalan dari kota sampai ke desa-desa," jelasnya.

"Petugas akan menggelar patroli untuk memastikan di Banda Aceh tidak ada perayaan pergantian tahun dengan petasan dan kembang api," sambungnya.

Selain mengeluarkan larangan perayaan tahun baru, Pemko Banda Aceh bakal membentuk tim khusus mencegah judi online. Razia bakal digelar ke tempat-tempat yang dicurigai melanggar syariat Islam.

"Terhadap judi online akan kita lakukan razia di tempat-tempat yang kita curigai," beber Aminullah.

(agse/jbr)