Hakordia 2020, Ketua KPK: Bangun Kesadaran-Kerelaan Tak Jadikan Korupsi Budaya

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 16 Des 2020 10:44 WIB
Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.
Ketua KPK Firli Bahuri (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

KPK menggelar acara puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2020 hari ini. Dalam momentum itu, Ketua KPK Firli Bahuri bicara soal visi KPK ke depan di era kepemimpinannya.

Firli mengatakan peringatan Harkodia 2020 mengambil tema 'Membangun Kesadaran Seluruh Elemen Bangsa dalam Budaya Antikorupsi'. Menurutnya, tema itu dinilai sangat relevan dengan semangat pemberantasan korupsi, yang kemudian dijadikan optimal saat semua pihak saling menyadarkan akan bahaya korupsi.

"Dengan tema ini, KPK ingin memperkuat komitmen dan kerja sama antara pemangku kepentingan dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Memperluas keterlibatan masyarakat secara aktif dalam sosialisasi nilai-nilai antikorupsi," kata Firli dalam sambutan dalam acara puncak Hakordia 2020 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Firli menyebut dengan memperkuat komitmen dan kerja sama dengan sejumlah pemangku kepentingan, dapat meningkatkan pemahaman, termasuk dalam gerakan-gerakan pencegahan korupsi. Dia berharap budaya antikorupsi akan bertumbuh dan berkembang di seluruh lapisan masyarakat.

"Melalui momentum peringatan Harkodia 2020 mari kita bangun kesadaran penuh dan tekad kuat segenap anak bangsa dan kita perlu kerelaan yang luar biasa dari seluruh elemen bangsa agar korupsi tidak lagi dianggap sebagai budaya, tetapi korupsi kita jadikan sebagai bahaya laten, yang dapat mengganggu terwujudnya tujuan negara: melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut aktif memelihara perdamaian berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial," jelas Firli.

Lebih jauh, Firli menyebut melalui peringatan hari antikorupsi sedunia, dia mengajak semua pihak sama-sama menguatkan tekad dan komitmen untuk terus melakukan pemberantasan korupsi. Dia menjelaskan visi KPK pada 2019-2023.

"Bersama masyarakat menurunkan tingkat korupsi untuk mewujudkan Indonesia maju. Masyarakat kita libatkan secara luas, sehingga KPK menyusun strategi pemberantasan korupsi dengan tiga pendekatan," katanya.

Ketua KPK Firli Bahuri di Acara Hakordia 2020Ketua KPK Firli Bahuri di Acara Hakordia 2020 (Farih/detikcom)

Simak lanjutan artikel di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2