Sakit Ginjal-Jantung Komorbid Paling Berisiko Kematian untuk Pasien COVID

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 15 Des 2020 18:36 WIB
Komorbid meningkatkan potensi kematian pasien COVID-19 (YouTube Sekretariat Presiden)
Foto: Komorbid meningkatkan potensi kematian pasien COVID-19 (YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, mengingatkan tak ada satu pun individu yang kebal dari COVID-19. Dia mengatakan penerapan protokol kesehatan adalah upaya pencegahan penularan COVID-19.

Wiku mengatakan dalam 5 bulan terakhir, Satgas COVID-19 menganalisis kematian pasien COVID-19 berdasarkan usia dan riwayat penyakit penyerta (komorbid). Semakin tua pasien COVID-19, maka semakin berisiko meninggal.

"Penelitian pada aspek usia menemukan mereka yang berusia 31-45 tahun dan 46-59 tahun berisiko masing-masing 2,4 dan 8,5 lipat dibanding mereka yang berusia 19-30 tahun. Risiko ini akan semakin meningkat pada usia di atas 60 tahun yakni 19,5 kali lipat," kata Wiku dalam siaran di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/2/2020).

Setelah itu, Wiku mengungkap komorbid yang punya risiko menyebabkan pasien COVID-19 meninggal dunia ialah penyakit ginjal. Selanjutnya, secara berturut ialah komorbid jantung, diabetes melitus hingga penyakit imun.

Berikut komorbid dengan risiko kematian pasien COVID-19:
- penyakit ginjal 13,7 kali besar dibanding tidak memiliki penyakit ginjal
- penyakit jantung memiliki risiko kematian 9 kali lebih besar
- diabetes melitus memiliki risiko kematian 8,3 kali lebih besar
- hipertensi memiliki risiko kematian 6 kali lebih besar
- penyakit imun memiliki risiko kematian 6 kali lebih besar

Selanjutnya
Halaman
1 2