Gubsu Geram Prestasi Olahraga Sumut Anjlok: Pidatonya Banyak, Emas Tak Dapat

Ahmad Arfah - detikNews
Senin, 14 Des 2020 12:53 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi di acara KONI (Ahmad Arfah-detikcom)
Gubsu Edy Rahmayadi di acara KONI. (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi geram gara-gara prestasi olahraga di Sumut anjlok. Edy mengatakan pihak yang mengurusi olahraga di Sumut lebih banyak berpidato daripada mendapatkan emas di Pekan Olahraga Nasional (PON).

"Pada saat-saat saya masih SMP, SD, saya tak pernah mendengar ada pidato-pidato, tapi Sumatera Utara itu begitu bernilai. Marga Nasution saja itu 12-14 medali emas. Sekarang kita pidatonya banyak sekali, emas tak dapat dapat," kata Edy di Hotel Grand Marcure, Medan, Senin (14/12/2020).

Hal ini disampaikan Edy saat menghadiri pertemuan pengurus Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) se-Sumut. Kegiatan ini juga turut dihadiri pengurus persatuan olahraga tingkat Sumut.

Edy mengatakan harus ada evaluasi soal anjloknya prestasi olahraga di Sumut. Dia meminta pengurus KONI mendatangi bupati dan wali kota se-Sumut agar mendapatkan dukungan pengembangan olahraga.

"Saudara-saudara saya, kita butuh nyata ini. Datangi bupati/wali kota sampaikan komitmen kita. Kita ingin Sumatera Utara bermartabat. Untuk bermartabat itu tidak ada kita jauh di bawah," ucapnya.

Dia juga meminta semua pihak tidak mengaitkan upaya pengembangan prestasi olahraga dengan politik. Edy menyebut tak pernah mencampuradukkan urusan politik dan olahraga.

"Saya kalau olahraga-olahraga, politik politik. Selesai ini nanti 2024 mana tahu saya nyagub lagi, mana tahu kalian tak milih saya, urusan kalian," ucap Edy.

Edy meminta raihan medali emas di Sumut saat PON 2024 meningkat. Menurut Edy, lebih baik pengurus KONI berupaya agar atlet mendapatkan emas saat PON dibanding memilih dia jika maju Pilgub Sumut lagi.

"Lebih baik kau tak milih saya tapi emas banyak, daripada memilih saya emas tak dapat dapat. Karena motivasi kita duduk di ruangan ini adalah untuk mewujudkan mengembalikan marwah Sumatera Utara," jelasnya.

(haf/haf)