Kapolda NTT Apresiasi Para Paslon Pilkada Silaturahmi Usai Hari Pencoblosan

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 12 Des 2020 04:58 WIB
Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif berdialog dengan warga Besipae perihal sengketan lahan Pemprov NTT
Irjen Lotharia Latif (kanan) Foto: dok. istimewa
Jakarta -

Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Lotharia Latif mengapresiasi sikap para pasangan calon (paslon) kepala daerah di NTT, pada Pilkada Serentak 2020. Latif mengatakan usai tahap penghitungan, para peserta Pilkada saling bersilaturahmi.

"9 Kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada 2020 yaitu Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Barat, Manggarai Barat, Manggarai dan Ngada," kata Latif dalam keterangan tertulis, Jumat (11/12/2020).

Latif mengungkapkan di Kabupaten Sabu Raijua dan Sumba Timur, paslon bupati dan wakil bupati yang perolehan suaranya lebih sedikit telah mengucapkan selamat kepada paslon yang memperoleh suara terbanyak. Bahkan di beberapa wilayah, paslon sudah saling mengunjungi dan bersilaturahmi pascapenghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS).

"Salut dengan beberapa pasangan calon bupati dan wakil bupati yang telah dengan ksatria memberikan selamat kepada pasangan calon yang meraih suara terbanyak. Meski tetap saya imbau semua tetap sabar, menunggu hasil resmi penghitungan suara dari KPU," tutur dia.

Dia kemudian mengingatkan para paslon yang yakin dirinya memenangi pilkada, untuk tidak euforia seperti konvoi atau menggelar perayaan yang menciptakan kerumunan. Latif menyampaikan kemenangan di pilkada merupakan titik awal para paslon mengemban tugas berat, yakni mewujudkan janji-janji kampanyenya.

"Sebenarnya tugas yang lebih berat telah menunggu, sesuai janji-janji yang telah disampaikan kepada rakyat saat kampanye," tutur dia.

Kepada paslon yang memperoleh suara lebih rendah, Latif berharap untuk tetap berjiwa besar dan mengutamakan persatuan dan keutuhan, serta semangat membangun daerahnya. "Selanjutnya (pasangan calon yang kalah) tetap dapat mengkritisi jalannya pembangunan daerah secara konstruktif," tambahnya.

Terakhir, Latif mengingatkan agar para paslon tetap menjaga kedamaian. "Jangan korbankan masyarakat kecil dengan hal-hal yang mendorong terjadinya konflik dan anarkis hanya karena ambisi kekuasaan yang justru akan merugikan kita bersama," tandas Latif.

(aud/maa)