Anggota DPR Achmad Hatari Klarifikasi soal Dugaan Langgar Aturan Pilkada 2020

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 18:52 WIB
Jari tinta coblos. Ari Saputra/Ilustrasi/detikcom
Ilustrasi pilkada (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut anggota DPR RI Achmad Hatari diduga melanggar aturan Pilkada 2020 karena menghadiri acara salah satu pasangan calon (paslon) di Maluku Utara (Malut) saat reses. Hatari, yang merupakan anggota DPR dari Fraksi NasDem, memberikan klarifikasi atas kehadirannya dalam acara salah satu paslon pilkada di Malut tersebut.

"Saya (hadir) sebagai Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Maluku Utara, memonitor kesiapan paslon yang diusung Partai NasDem," kata Hatari saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (11/12/2020).

Hatari justru mempertanyakan dugaan pelanggaran yang dia perbuat. Dia kembali menegaskan kapasitasnya menghadiri acara di Malut itu adalah sebagai Ketua DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) NasDem Malut.

"Pelanggaran dalam bentuk apa? Saya dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Provinsi Maluku Utara, memonitor kesiapan paslon yang diusung Partai NasDem Provinsi Maluku Utara dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020," tegas Hatari.

Diberitakan sebelumnya, Kejagung hingga kini setidaknya menemukan ada 94 dugaan pelanggaran di Pilkada Serentak 2020. Dari 94 dugaan pelanggaran itu, ada anggota DPR RI yang turut terlibat pelanggaran.

"Hingga sore ini, Kejaksaan RI memproses 94 perkara dari 26 kejaksaan tinggi (kejati) di Tanah Air," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Jumat (11/12/2020).

Di wilayah Maluku Utara diduga ada 8 kasus pelanggaran Pilkada 2020 yang ditangani kejati di sana. Salah satu dugaan pelanggarannya melibatkan anggota DPR RI, Achmad Hatari, karena menghadiri acara salah satu pasangan calon (paslon) saat reses.

"Di Kabupaten Halmahera Utara, Malut, anggota DPR RI Achmad Hatari, yang kebetulan sedang reses, dilaporkan karena menghadirkan wakil paslon nomor 1, kemudian foto bersama dengan gestur satu jari," ujarnya.

Tonton juga video 'Bawaslu RI: Angka Partisipasi Masyarakat pada Pilkada Serentak Turun':

[Gambas:Video 20detik]



(zak/zak)