Ada Penyerangan OTK, Bupati Lutra Indah Putri Minta Pendukung Tahan Diri

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 13:50 WIB
Bupati Luwu Utara petahana Indah Putri Indriani saat mengecek rumah pendukungnya yang diserang OTK dini hari tadi (dok. Istimewa).
Bupati Luwu Utara petahana Indah Putri Indriani saat mengecek rumah pendukungnya yang diserang OTK dini hari tadi. (dok. Istimewa)
Masamba -

Bupati Luwu Utara (Lutra) petahana Indah Putri Indriani meminta massa pendukungnya tetap tenang dan menahan diri usai adanya penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di sejumlah rumah pendukung. Indah meminta polisi segera mengusut tuntas penyerangan tersebut.

"Saya minta semua pendukung, tim tetap menahan diri, tapi tetap waspada," kata Indah dalam keterangannya yang diterima, Jumat (11/12/2020).

Indah lalu meminta pendukungnya tidak terpancing oleh peristiwa penyerangan ini. Dia menyerahkan semua ke aparat kepolisian.

"Jangan terpancing, biarkan pihak kepolisian yang bekerja menyelesaikan kasus ini," ujarnya.

Sebelumnya, insiden penyerangan rumah pendukung Indah di Pilbup Lutra terjadi pada Jumat (11/12) dini hari tadi. Mendengar kabar penyerangan tersebut, Indah langsung mengunjungi rumah pendukungnya yang diserang OTK.

"Ini tindakan sudah keterlaluan, usut tuntas. Pihak kepolisian harus segera usut dan tangkap para pelaku. Untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan kembali terjadi," tegasnya.

Akibat penyerangan OTK tersebut, 3 mobil terbakar dan 1 rumah nyaris dilahap si jago merah.

Penyerangan oleh OTK tersebut terjadi di 3 titik di Kecamatan Bone-bone dan di waktu yang bersamaan. Lokasi pertama terjadi pada pukul 01.30 Wita, di rumah pendukung atas nama Fandi di Desa Sidomukti. 1 Mobil jenis carry ludes terbakar kejadian pukul 01.30 wita dini hari.

Kemudian, penyerangan kedua terjadi di kediaman Fajar, di Desa Patoloan. Kejadiannya juga sekitar pukul 01.30 wita dini hari. Dalam penyerangan itu, satu unit mobil Toyota Avanza juga dibakar.

Kasus ketiga terjadi di kediaman Murtoyo, waktunya juga terjadi sekitar pukul 01.30 wita dini hari. Beruntung, di kediaman Muryoto, api hanya membakar atap garasi mobil miliknya.

(nvl/eva)