Keberadaannya Dirahasiakan, Habib Rizieq Terakhir Muncul di Megamendung

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 10 Des 2020 15:18 WIB
Habib Rizieq mengenakan masker dan face shield
Foto: Habib Rizieq (Screenshot YouTube Front TV)
Jakarta -

Polda Metro Jaya menetapkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) sebagai tersangka kasus kerumunan acara di Petamburan, Jakarta. Polisi akan menangkap paksa Habib Rizieq. Habib Rizieq terakhir tampak di Megamendung, Bogor.

FPI masih merahasiakan keberadaan sang imam besar FPI tersebut. Kendati demikian, Habib Rizieq sempat tampak di Megamendung, Kabupaten Bogor saat menyampaikan pernyataan terkait penembakan 6 pengikutnya.

Pernyataan itu disampaikan Habib Rizieq dalam sebuah rekaman audio yang diterima detikcom, Rabu (9/12/2020). Audio Habib Rizieq itu dibenarkan oleh Sekretaris Umum FPI Munarman. Habib Rizieq ada di Megamendung pada 9 Desember 2020.

"Ya betul. Saat prosesi pemakaman enam orang syuhada, pagi tadi, Rabu, 9 Desember 2020, pagi tadi. Lokasi di Masjid Ponpes Agrokultural, Megamendung," kata Munarman kepada wartawan, Rabu (9/12/2020).

Diketahui Bogor merupakan basis massa dari para pengikut Habib Rizieq. Sedangkan Ponpes Agrokultural adalah Ponpes Alam Agrokultural Markaz Syariah DPP FPI, yang terletak di Desa Kuta, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes CH Patoppoi menjelaskan dugaannya, pemilik ponpes Megamendung ini adalah Habib Rizieq. "Didirikan sejak tahun 2012," kata Patoppoi di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Kamis (26/11) lalu.

Habib Rizieq menghadiri peletakan baru pertama pembangunan masjid di Ponpes ini pada 13 November lalu. Kegiatan tersebut menimbulkan kerumunan massa di tengah situasi pandemi COVID-19.

Kembali ke pernyataan Habib Rizieq dalam rekaman tersebut. Dia meminta seluruh masyarakat menahan diri. Dia menyebut pihaknya akan menempuh prosedur hukum.

"Maka itu, saya minta kepada seluruh rakyat dan bangsa Indonesia, tahan diri, sabar, kita hadapi dengan elegan, kita tempuh prosedur hukum yang ada, karena kalau prosedur hukum ini ditempuh dengan baik, insyaAllah semua akan terbongkar," kata Habib Rizieq dalam rekaman itu.